Elders Company Luncurkan Koleksi FTW di Ajang Kustomfest

Elders Company Luncurkan Koleksi FTW di Ajang Kustomfest

Elders Company Luncurkan Koleksi FTW di Ajang Kustomfest

Elders Company Luncurkan Koleksi FTW di Ajang Kustomfest
Elders Company Luncurkan Koleksi FTW di Ajang Kustomfest

Terinspirasi dari tren motorcycle culture

Dan fashion di Los Angeles, Amerika Serikat, Elders Company meluncurkan koleksi terbarunya bertema FTW atau Forever Two Wheels. Peluncuran lini produk ini dilakukan bersamaan dengan event Kustomfest 2018 di Yogyakarta, 6-7 Oktober 2018.

Peluncuran FTW disambut antusias masyarakat. Ini terbukti dari banyaknya pengunjung yang datang dan memburu berbagai produk FTW. Batch pertama penjualan koleksi ini pun habis di Kustomfest.

Product Director Elders Company Aji Handoko menuturkan, ada beberapa varian produk FTW mulai enamel pin, hoodie, essential tees dan shirt, serta skull tees.

Desain koleksi FTW terinspirasi dari tren motorcycle culture

Dan fashion para bikers di Los Angeles. Tapi kita tidak mengambil sisi Amerikanya, melainkan lebih ke Meksiko, pengaruh Mexican. Berangkat dari ide itu lalu dikembangin ke produk,” kata Aji di Jakarta, Senin (22/10/2018).

FTW merupakan cerminan dari kecintaan seseorang terhadap dunia roda dua, mencakup dunia motor, kustom culture, dan segala hal yang berkaitan di sekitarnya.

Istilah FTW semula digunakan para bikers untuk mengekspresikan kebebasannya dengan makna lugas dan cenderung negatif. Seiring waktu, FTW dapat diartikan menjadi “Forever Two Wheels”, “Feed The World” maupun “For The Winner”.

Elders Company lantas memilih “Forever Two Wheels”

Sebagai konsep desain karena sesuai visi dan misi dari keseluruhan produk dan jasa perusahaan.

Sebagai brand yang sangat concern dengan kualitas dan konsep produknya, Elders Company berkolaborasi dengan Ryan Adyputra, artis andal asal Yogyakarta yang telah diakui di dunia, untuk mendapatkan sebuah penggambaran ilustrasi yang lebih menjiwai makna “Forever Two Wheels”.

Melalui koleksi anyar ini, Elders Company menyasar pangsa pasar dunia

Seperti Malaysia, Jepang, Singapura, Australia, dan Amerika. “Awal November ini kami berencana ke Yokohama, Jepang, untuk mengenalkan produk-produk kami,” ujarnya.

Aji mengaku tidak ada target khusus mengenai rencana ekspansi ke pasar internasional. Sebab, sesungguhnya tiap dua atau tiga bulan Elders Company mengenalkan produk mereka ke luar negeri.

Kendati demikian, saat tampil di Kustomfest 2018 Yogyakarta, apresiasi juga datang dari luar negeri. “Ada dari Powerplant Motorcyles yang berbasis di Hollywood benar-benar appreciate dengan apa yang kami lakukan, sampai-sampai dia bilang ‘kamu harus ke Amerika’,” kata dia.

Elders Company berharap ke depan mereka dapat menembus pasar Eropa, salah satunya Inggris. Dengan menggunakan produk tekstil dari Sritex yang tidak diragukan lagi kualitasnya, Elders Company optimistis dapat menciptakan koleksi ready to wear yang berkualitas dan tidak kalah dari produk nonlokal dan dapat diakui oleh pasar dunia.

Sumber : https://www.modelbajumuslimbatik.com/