Koperasi dan UMKM Harus Mampu Beradaptasi Dengan Zaman

Koperasi dan UMKM Harus Mampu Beradaptasi Dengan Zaman

Koperasi dan UMKM Harus Mampu Beradaptasi Dengan Zaman

Koperasi dan UMKM Harus Mampu Beradaptasi Dengan Zaman

Perseroan Terbatas

Ada tiga hal yang membedakan koperasi dengan entitas ekonomi lainnya terutama Perseroan Terbatas (PT). Pertama adalah jiwa dan semangat kekeluargaan koperasi yang tidak ada di entitas ekonomi lain. Kedua, kepedulian koperasi kepada aspek-aspek sosial dan ketiga yakni ghiroh atau semangat koperasi yang betul-betul untuk pemberdayaan ekonomi menengah, lemah dan kecil.

Wali Kota Bogor Bima Arya

Hal tersebut dikatakan Wali Kota Bogor Bima Arya saat menghadiri peringatan Hari Koperasi Tingkat Kota Bogor ke-70 tahun 2017 yang dipusatkan di lapangan sepakbola Rumah Sakit Marzuki Mahdi, jalan Dr. Sumeru, Kota Bogor, Selasa (19/09/2017).

Menurut Bima

Zaman berkembang dengan sangat cepat, entitas ekonomi menjadi tidak mudah untuk didefinisikan dan dibedakan. Tantangan bagi koperasi saat ini bagaimana membedakan koperasi dengan entitas ekonomi lainnya bisa tetap relevan.

“Tetap fokus pada anggotanya, tetap kuat aspek sosialnya dan tetap mantap untuk kebersamaannya. Kalau tiga hal itu hilang ya bukan koperasi. Oleh karena itu, pada kesempatan ini relevan bagi kita untuk me-refresh kembali tentang filosofi dari koperasi,” jelas Bima.

Usaha Mikro Kecil Menengah

Jika melihat trend dari koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) saat ini menurut Bima luar biasa. Secara nasional sumbangannya untuk Produk Domestik Bruto (PDB) semakin naik, bahkan di tahun 2016 sumbangannya mencapai 24 persen. Demikian juga dari tenaga kerjanya dari sektor ini berhasil menyumbang tenaga kerja 90 persen lebih.

“Di Kota Bogor harapan kami sama, jumlah koperasi yang naik hendaknya diimbangi juga dengan jumlah koperasi yang aktif. Artinya data-data yang baik tentang pertumbuhan koperasi diiringi dengan jumlah yang aktif,” paparnya.

Saat ini kata Bima

Bagaimana caranya agar koperasi bisa aktif dan lebih maju menyaingi yang lain. Koperasi harus bisa mengejar perubahan dan beradaptasi dengan zaman, begitupula dengan UMKM. Ia berharap bagi UMKM di Kota Bogor bisa terus membaca peluang dan bukan hanya bisa bertahan, tetapi harus menjadi pemenang untuk menyumbangkan perekonomian dan kesejahteraan warga di Kota Bogor.

Sumber  : https://symbiantweet.com/