Beberapa Hal yang Dapat Menyakiti Hati Anak

Setiap orangtua mengharapkan yang terbaik untuk anaknya. Walaupun sudah diserahkan pendidikan sekolah yang optimal, orangtua tidak jarang kali lupa bahwa sebetulnya merekalah misal terbaik untuk anak-anaknya.

Maka, orangtua mesti berhati-hati dalam berkata-kata dan bersikap terhadap anak. Moms tidak tahu kapan ucapan Moms menyakiti hatinya dan bila terus dibiarkan, barangkali anak justeru jadi merasa tidak dekat dengan Moms. Perasaan-perasaan berikut yang nantinya bakal memengaruhi bagaimana mereka bersikap di masa depan.

Oleh karena itu, simaklah hal-hal inilah yang dapat mengakibatkan si kecil sakit hati.

Orangtua Tidak Tepati Janji
Berusahalah untuk menilik janji-janji yang pernah Moms berikan pada anak, supaya anak merasa tidak disepelekan dan tidak dipermainkan perasaannya. Oleh karena itu, tidak boleh berikan janji-janji yang tidak dapat Moms tepati. Dengan menepati janji, anak tidak bakal meremehkan dan merasa dapat memercayai orangtuanya.

Kurang Memberi Perhatian dan Waktu
Menyatakan kasih sayang dan membina hubungan yang dekat dengan anak tidak dapat hanya dilaksanakan dengan memberi hadiah atau kehadiran semata-mata. Kasih sayang terhadap anak yang mendalam bakal terbaca sendirinya oleh anak melewati kehadiran Moms yang sungguh-sungguh menyerahkan perhatian untuknya sepenuhnya.

Namun, masa-masa dan suasana sering kali memberi batas perhatian orangtua untuk tidak jarang kali ada guna anak. Sekalipun orangtua sibuk, adakanlah masa-masa dan sebaiknya berkomunikasi dengan anak. Luangkanlah waktu masing-masing hari guna berinteraksi bahkan bertatap muka dengan si kecil dan ajak dia mengobrol.

Tidak Menjadi Teladan untuk Anak
Konsisten dalam berkata-kata dan bertingkah laku yang baik, sopan dan tidak mengerjakan apa yang Moms larang guna anak. Di manapun Moms berada, siapapun yang Moms hadapi, Moms mesti mengindikasikan nilai yang sama.

Terapkanlah nilai standar hidup yang sama di manapun Moms berada, sampai-sampai Moms tidak terlihat laksana orang yang munafik di depan anak. Anak bakal merasa ditipu bila menyaksikan orangtuanya mengerjakan apa yang jangan dia lakukan.

Berlaku Kasar Pada Anak
Jangan bebicara dengan nada tinggi dan berteriak. Jangan terbawa emosi bila menghadapi anak sebab secara terbius Moms dapat melakukan tindak kekerasan pada anak.

Perlakuan yang kasar akan menciptakan anak merasa tertolak dan tidak diharapkan keberadaannya. Tindakan dan ucapan kasar dari orangtua ini akan merangsang anak untuk melakukan hal yang sama pula untuk orang lain, tergolong orangtuanya sendiri.

Merendahkan Anak dengan Perkataan Negatif
Jangan biasakan guna mengeluarkan ucapan-ucapan yang negatif untuk anak Moms, laksana label “bodoh”, “lamban”, “pemalas”, dan lain-lain. Sebab, label apa yang Moms berikan pada anak, itulah yang akan dikenang dan dirasakan menjadi identitas dirinya.

Biasakanlah guna memotivasi anak dengan ucapan-ucapan yang membina dan menguatkan, daripada memberi ucapan-ucapan negatif yang menjatuhkan rasa percaya diri mereka.

Walaupun anak mendengar ucapan-ucapan negatif dari orang beda atau teman-temannya, tetapi anak sudah mempunyai dasar yang powerful dan keyakinan diri yang dibekali oleh orangtuanya. Perkataan negatif dari orang beda tidak bakal digubris sebab orangtuanya tidak berbicara negatif mengenai dirinya.

Baca juga : Pemanfaatan Lahan Marjinal guna Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Tips Warnai Rambut Sesuai dengan Profesi

Tips Warnai Rambut Sesuai dengan Profesi

Tampil gaya dengan rambut warna-warni, makin jadi tren ketika ini. Berganti-ganti warna rambut juga sering dilaksanakan demi tampil fashionable.

Namun tahukah Anda, penampilan dengan rambut berwarna bakal terkesan lebih sempurna dan menarik, andai dipilih cocok dengan profesi.

Hal itu diungkapkan di antara hair stylist terkemuka di Jakarta, Rendy. Saat mengobrol dengan VIVA di Salon Double Hair Studio, Mal Central Park, Jakarta Barat, ia menyerahkan tips pemilihan pewarnaan rambut cocok dengan profesi.

“Jadi benar, memilih warna mesti dicocokkan dengan kegiatan kita. Kalau pegawai negeri tidak mungkin memakai warna rambut yang ngejreng. Yang pas tersebut warna-warna kopi, marun, agak tidak banyak gold tersebut bolehlah ya,” kata Rendy.

“Enggak barangkali kan bila pegawai negeri memakai warna-warna kuning, abu-abu,” sambungnya.

Sedangkan guna warna fesyen sendiri baiknya dipakai oleh orang-orang yang mempunyai pekerjaan di bidang yang cocok pula.

“Fesyen stylist, jurnalis fesyen dan musisi, penyiar radio, presenter, model, fotografer, artis, biduan adalahprofesi yang pas memakai gaya rambut dengan warna-warna fesyen laksana ash gray, kuning, hijau, ombre, putih dan lainnya,” katanya.

“Mereka dengan profesi laksana di atas tentu akan dengan sendirinya mengekor tren warna yang sedang populer,” ucapnya.

Baca Juga:

India Bahas Kerja Sama Dagang,, Industri Sawit Dengan Indonesia

India Bahas Kerja Sama Dagang,, Industri Sawit Dengan Indonesia

Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI), Solvent Extractors Association (SEA) India, dan Solidaridad Network Asia Limited (SNAL) diberi tanda tangan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dalam pertemuan tingkat tinggi di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (16/7).

MoU ini meyakinkan keberadaan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan India National Palm Oil Sustainability Framework (IPOS) sebagai kerangka keberlanjutan dalam memproses dan perdagangan minyak sawit antara ke-2 negara.

India Bahas Kerja Sama Dagang,, Industri Sawit Dengan Indonesia

Selain penandatanganan MoU, para delegasi termasuk mendiskusikan sejumlah isu mengenai persoalan perdagangan Minyak Sawit Indonesia-India, sinergi Kerangka Keberlanjutan ISPO bersama dengan IPOS, serta pengembangan peta jalan (roadmap) kerja serupa ke depannya.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution berharap kerjasama antara ketiga instansi bakal memperkuat pertalian Indonesia dan India di bidang perkembangan minyak nabati dan turunannya.

“Kolaborasi ini bakal berlanjut lama dan jadi solusi untungkan bagi ke-2 negara. Ini termasuk sejalan bersama dengan komitmen pemimpin ke-2 negara,” ungkap Darmin layaknya dikutip dari keterangan tertulis, Senin (16/7).

Presiden Solvent Extractors Association (SEA) India Atul Chaturverdi menuturkan MoU ini bakal mengakses jalan bagi keberlanjutan sektor perdagangan minyak sawit dalam jangka panjang di kawasan Asia.
“Saya percaya sinergi antara ISPO dan IPOS secara bersama bakal menjaga daya saing industri kelapa sawit, menambah kesiapan menghadapi permintaan pasar di masa depan, dan memenuhi komitmen nasional terhadap memproses dan perdagangan kelapa sawit yang berkelanjutan,” papar Atul.

Seperti diketahui, Indonesia selagi ini merupakan produsen kelapa sawit terbesar dunia bersama dengan daerah sekitar 14,3 juta hektar (ha) dan memproses sekitar 40 juta ton. Kelapa sawit merupakan sumber minyak nabati yang berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan konsumsi masyarakat, baik dalam bentuk minyak goreng dan produk hilir lainnya, maupun dalam bentuk bioenergi (biofuel).

Selanjutnya Delegasi India termasuk bakal berkunjung ke Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat untuk berjumpa bersama dengan Pemerintah Daerah setempat dan berkunjung ke lokasi pemberdayaan petani kelapa sawit mandiri Solidaridad dan Keling Kumang Group.

Baca Juga: