Pengertian dan Jenis-Jenis Devisa Beserta Fungsinya

Pengertian dan Jenis-Jenis Devisa Beserta Fungsinya

Pengertian dan Jenis-Jenis Devisa Beserta Fungsinya
Pengertian dan Jenis-Jenis Devisa Beserta Fungsinya

Pengertian Devisa

Secara umum, Pengertian Devisa adalah sejumlah valuta asing untuk membiayai transaksi perdagangan internasional. Devisa terdiri dari valuta asing, yaitu mata uang yang diterima oleh semua negara di dunia adalah US Dollar ($), Yen Jepang, Euro, Poundsterling (Inggris), Prancis-Franc, Switzerland-Franc, Dollar-Canada, DM (Deutshe Mark)- Germany, emas, surat berharga yang berlaku untuk pembayaran internasional.

Hal ini berada di pengawasan otoritas moneter yaitu Bank Sentral. Devisa sama dengan fungsi uang pada umumnya, namun devisa berada dalam transaksi internasional atau antarnegara sebagai alat pembayaran antarnegara, pertukaran barang dan jasa, menimbun kekayaan, cadangan monter, dan mengukur kekayaan.

Pemerintah dan swasta wajib memiliki cadangan devisa untuk perdagangan internasional dalam menjaga stabilitas moenter dan ekonomi makro suatu negara. Cadangan devisai merupakan indikator moneter kuat atau lemahnya ekonomi suatu negara. Definisi cadangan devisa adalah sejumlah valas yang dicadangkan Bank Sentral (Bank Indonesia) untuk keperluan pembiayaan dan kewajiban luar negeri, misalnya pembiayaan impor dan pembiayaan yang lainnya kepada pihak asing.

Jenis-Jenis Devisa

Devisa yang dimiliki suatu negara ada dua macam.

1) Devisa Umum

Devisa umum merupakan devisa yang diperoleh dari hasil ekspor, penjualan jasa atau bunga modal. Misalnya, eksportir yang menjual barang ke luar negeri akan menerima devisa umum sebesar 90% dari hasil ekspornya, sementara yang 10% disetor ke pemerintah sebagai bea ekspor.

Akan tetapi, ada pula eksportir yang dibebaskan dari bea ekspor karena mengekspor barang kerajinan rakyat atau hasil pertanian. Jadi, eksportir tersebut akan menerima 100% devisa umum dari hasil ekspornya.

2) Devisa Kredit

Devisa kredit adalah devisa yang diperoleh dari pinjaman (kredit) luar negeri. Misalnya pemerintah memperoleh pinjaman dari Bank Dunia, kredit itu disalurkan ke masyarakat dalam bentuk devisa kredit.

Fungsi Devisa

Menurutmu siapakah yang dapat memiliki dan menggunakan devisa? Pada dasarnya setiap penduduk atau perusahaan dapat dengan bebas memiliki atau menggunakan devisa.

Akan tetapi, Bank Indonesia berhak mengadakan pengawasan terhadap kegiatan lalu lintas devisa yang dilakukan oleh penduduk.

Transaksi yang dilakukan oleh penduduk antarnegara biasanya menggunakan jasa perantara, yaitu bank devisa.

Bank-bank devisa yang memperjualbelikan surat-surat wesel luar negeri umumnya mempunyai rekening pada bank-bank di berbagai negara. Mengapa transaksi devisa menjadi penting?

Bagi suatu negara, devisa mempunyai beberapa fungsi, antara lain sebagai:

1) perantara dalam transaksi internasional;

2) cadangan kekayaan nasional;

3) sumber dana pembangunan; dan

4) sumber pendapatan pemerintah dalam bentuk pajak devisa.

 

Baca Artikel Lainnya:

Pengertian Devisa dan Fungsi serta Alat Pembayaran Luar Negeri

Pengertian Devisa dan Fungsi serta Alat Pembayaran Luar Negeri

Pengertian Devisa dan Fungsi serta Alat Pembayaran Luar Negeri
Pengertian Devisa dan Fungsi serta Alat Pembayaran Luar Negeri

Pengertian Devisa

Secara umum, Pengertian Devisa adalah sejumlah valuta asing untuk membiayai transaksi perdagangan internasional. Devisa terdiri dari valuta asing, yaitu mata uang yang diterima oleh semua negara di dunia adalah US Dollar ($), Yen Jepang, Euro, Poundsterling (Inggris), Prancis-Franc, Switzerland-Franc, Dollar-Canada, DM (Deutshe Mark)- Germany, emas, surat berharga yang berlaku untuk pembayaran internasional.

Hal ini berada di pengawasan otoritas moneter yaitu Bank Sentral. contoh teks ulasan buku Devisa sama dengan fungsi uang pada umumnya, namun devisa berada dalam transaksi internasional atau antarnegara sebagai alat pembayaran antarnegara, pertukaran barang dan jasa, menimbun kekayaan, cadangan monter, dan mengukur kekayaan.

Pemerintah dan swasta wajib memiliki cadangan devisa untuk perdagangan internasional dalam menjaga stabilitas moenter dan ekonomi makro suatu negara. Cadangan devisai merupakan indikator moneter kuat atau lemahnya ekonomi suatu negara.

Definisi cadangan devisa adalah sejumlah valas yang dicadangkan Bank Sentral (Bank Indonesia) untuk keperluan pembiayaan dan kewajiban luar negeri, misalnya pembiayaan impor dan pembiayaan yang lainnya kepada pihak asing.

Fungsi dan Penggunaan Devisa

Devisa yang diterima negara kita akan digunakan untuk:

  1. pembayaran kegiatan impor barang dan jasa;
  2. pembayaran kewajiban luar negeri yang timbul dari transaksi pembelian surat-surat berharga oleh investor dari luar negeri;
  3. penyelesaian kewajiban luar negeri yang timbul akibat utang-utang luar negeri yang jatuh tempo beserta bunga utangnya;
  4. membiayai perwakilan-perwakilan pemerintah di luar negeri; serta
  5. pembayaran wisatawan dalam negeri yang akan melawat ke luar negeri.

Alat-Alat Pembayaran Internasional

Saat ini praktik pembayaran internasional secara tunai sudah jarang dilakukan. Pembayaran internasional lebih banyak dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut.

a. Surat Wesel Bank atas Tunjuk (Banker’s Sight Draft)

Wesel bank atas tunjuk merupakan surat perintah yang dibuat oleh bank domestik yang ditujukan pada bank korespondennya di luar negeri untuk membayar sejumlah uang tertentu yang disebutkan dalam surat wesel kepada pembawa wesel atau pihak yang disebutkan dalam wesel tersebut.

Misalnya, Pak Adi (Indonesia) mengimpor buah pir dari Tuan Chow di Cina. Pak Adi memiliki rekening di Bank Mandiri.

Bank Mandiri mempunyai hubungan dengan bank di Cina. Pak Adi meminta Bank Mandiri untuk membuat surat wesel yang dikirim kepada Tuan Chow. Selanjutnya, Tuan Chow bisa menguangkannya di bank korespondennya di Cina.

b. Commercial Bill of Exchange (Trade Bills)

Commercial Bill of Exchange merupakan surat yang ditulis oleh penjual berisi perintah kepada pembeli untuk membayar sejumlah uang pada waktu tertentu pada masa mendatang.

Surat perintah ini juga disebut wesel. Jika importir atau pembeli menyetujuinya, importir menandatangani wesel tersebut. Wesel yang sudah ditandatangani oleh importir tersebut dapat diperjualbelikan oleh eksportir.

c. Pembayaran dengan Transfer Telegrafis

Transfer telegrafis atau cable order adalah sistem pembayaran yang dilakukan oleh suatu bank (di negara X) kepada relasinya di luar negeri (di negara Y), untuk membayarkan dana dari rekening depositonya atas order yang telah disetujuinya.

Jadi, transfer telegrafis adalah cek yang diteruskan melalui telegram atau telepon, jumlah cek tersebut dibukukan di bagian debit dari rekening bank yang ada di bank luar negeri.

d. Pembayaran dengan Letter of Credit (L/C)

Cara pembayaran dengan L/C adalah eksportir mengirimkan barangnya kepada importir kemudian menyerahkan dokumen pengiriman barang (bill of loading) dan dokumen yang diperlukan kepada bank devisanya.

Tanpa menunggu kabar dari bank luar negeri atau pembelinya, eksportir telah dapat menerima pembayaran atas barang ekspornya tersebut.

Macam-Macam Pembagian Hukum Internasional

Macam-Macam Pembagian Hukum Internasional

Macam-Macam Pembagian Hukum Internasional
Macam-Macam Pembagian Hukum Internasional

Dalam buku Pengantar Hukum Indonesia, karya C.S.T. Kansil, S.H. Hukum internasional terdiri atas hukum perdata internasional dan publik internasional.

  1. Hukum perdata internasional, yaitu hukum yang mengatur hubungan hukum antara warga negara suatu negara dan warga negara dari negara lain dalam hubungan internasional.
  2. Hukum publik internasional (hukum antarnegara), yaitu hukum yang mengatur hubungan hukum antara negara yang satu dan negara-negara lain dalam hubungan internasional.

sejarah pki – Macam-macam hukum tersebut di atas termasuk dalam hukum publik, sedangkan hukum privat (sipil), di antaranya sebagai berikut.

Hukum Perdata

Hukum perdata adalah hukum yang mengatur hubungan antara orang yang satu dan yang lain dengan menitikberatkan kepada kepentingan perseorangan.

Hukum perdata di Indonesia memuat hal-hal sebagai berikut.

  • Hukum perorangan (personenrecht), di antaranya memuat:
  1. peraturan-peraturan tentang manusia sebagai subjek hukum;
  2. peraturan-peraturan tentang kecakapan untuk memiliki hak-hak dan untuk bertindak sendiri melaksanakan hak-haknya itu.

 

  • Hukum keluarga (familierecht), yang di antaranya memuat:
  1. perkawinan beserta hubungan dalam hukum harta kekayaan antara suami atau istri;
  2. hubungan antara orangtua dan anak-anaknya;
  3. perwalian;
  4. pengampunan.

Hukum harta kekayaan yang mengatur tentang hubunganhubungan hukum yang dapat dinilai dengan uang.

  • Hukum harta kekayaan terdiri atas:
  1. hak mutlak, yaitu hak-hak yang berlaku terhadap tiap orang;
  2. hak perorangan, yaitu hak-hak yang berlaku terhadap seorang atau suatu pihak tertentu saja.

d) Hukum waris (erfrecht), yang mengatur tentang benda atau kekayaan seseorang jika ia meninggal dunia (mengatur akibat-akibat dari hubungan keluarga terhadap harta peninggalan seseorang).

Hukum Dagang

Hukum dagang adalah hukum yang menurut sebagian sarjana ahli hukum merupakan bagian dalam hukum perdata.

Hukum dagang merupakan perluasan dari Buku III Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, yaitu tentang perikatan (hukum persetujuan).

Di samping berbagai peraturan hukum tersebut pemerintah telah menetapkan berbagai macam peraturan perundangan yang ditetapkan dalam Ketetapan MPR No. III/MPR/2000.

Ketetapan MPR tersebut telah diubah menjadi UU No.10 Tahun 2004 yang memuat tentang Sumber Hukum dan Tata Urutan Perundangan.

Adapun Peraturan Perundangan yang ada di Indonesia adalah sebagai berikut.

  • UUD 1945;
  • Ketetapan MPR (Tap MPR);
  • Undang-Undang (UU);
  • Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu);
  • Peraturan Pemerintah (PP);
  • Keputusan Presiden (Keppres);
  • Peraturan Daerah (Perda).

Tata urutan perundang-undangan yang dianut sekarang adalah Undang-Undang No. 10 Tahun 2004, tentang pembentukan peraturan perundang-undangan.

Adapun tata urutannya secara nasional adalah sebagai berikut:

  1. UUD 1945;
  2. Undang-Undang (UU) atau Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu);
  3. Peraturan Pemerintah (PP);
  4. Peraturan Presiden (Perpres);
  5. Peraturan Daerah (Perda).

Setelah kamu mengetahui tentang pembagian hukum tersebut, cobalah kamu dan teman-temanmu membuat suatu peraturan atau hukum yang bersifat umum, bentuknya tertulis, tempat berlakunya di kelasmu, dan masa berlakunya pada saat ini.

Pengertian Tentang Komunikasi Adalah

Pengertian Tentang Komunikasi Adalah

Pengertian Tentang Komunikasi Adalah
Pengertian Tentang Komunikasi Adalah

Definisi Komunikasi – Kata atau istilah komunikasi 

Dari bahasa Inggris “communication”, secara etimologis atau menurut asal katanya adalah dari bahasa Latin communicatus, dan perkataan ini bersumber pada kata communis Dalam kata communis ini memiliki makna ‘berbagi’ atau ‘menjadi milik bersama’ yaitu suatu usaha yang memiliki tujuan untuk kebersamaan atau kesamaan makna.Komunikasi secara terminologis merujuk pada adanya proses penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada orang lain. Jadi dalam pengertian ini yang terlibat dalam komunikasiadalah manusia. Karena itu merujuk pada pengertian Ruben dan Steward(1998:16) mengenaikomunikasi manusia yaitu: 

Human communication is the process through which individuals

In relationships, group, organizations and societies—respond to and ahacreate messages to adapt to the environment and one another. Bahwa komunikasi manusia adalah proses yang melibatkan individu-individu dalam suatu hubungan, kelompok, organisasi dan masyarakat yang merespon dan menciptakan pesan untuk beradaptasi dengan lingkungan satu sama lain.

Untuk memahami definisi komunikasi 

Tersebut sehingga dapat dilancarkan secara efektif dalam Effendy(1994:10) bahwa para peminat komunikasi sering kali mengutip paradigma yang dikemukakan oleh Harold Lasswell dalam karyanya, The Structure and Function of Communication in Society. Lasswell mengatakan bahwa cara yang baik untuk untuk menjelaskan komunikasi ialah dengan menjawab pertanyaan sebagai berikut: Who Says What In Which Channel To Whom With What Effect?

Paradigma Lasswell di atas menunjukkan bahwa komunikasi meliputi lima unsur sebagai jawaban dari pertanyaan yang diajukan itu,yaitu:

  1. Komunikator (siapa yang mengatakan?)
  2. Pesan (mengatakan apa?)
  3. Media (melalui saluran/ channel/media apa?)
  4. Komunikan (kepada siapa?)
  5. Efek (dengan dampak/efek apa?).

Jadi berdasarkan paradigma Lasswell tersebut, secara sederhana proses komunikasiadalah pihak komunikator membentuk (encode) pesan dan menyampaikannya melalui suatu saluran tertentu kepada pihak penerima yang menimbulkan efek tertentu.

PROSES KOMUNIKASI

Berangkat dari paradigma Lasswell, Effendy (1994:11-19) membedakan proses komunikasimenjadi dua tahap, yaitu:

Proses komunikasi secara primer

Proses komunikasi secara primer adalah proses penyampaian pikiran dan atau perasaan seseorang kepada orang lain dengan menggunakan lambang (symbol) sebagai media. Lambang sebagai media primer dalam proses komunikasi adalah pesan verbal (bahasa), dan pesan nonverbal (kial/gesture, isyarat, gambar, warna, dan lain sebagainya) yang secara langsung dapat/mampu menerjemahkan pikiran dan atau perasaan komunikator kepada komunikan.

Seperti disinggung di muka, komunikasi berlangsung apabila terjadi kesamaan makna dalam pesan yang diterima oleh komunikan. Dengan kata lain , komunikasi adalah proses membuat pesan yang setala bagi komunikator dan komunikan. Prosesnya sebagai berikut, pertama-tama komunikator menyandi (encode) pesan yang akan disampaikan disampaikan kepada komunikan. Ini berarti komunikator memformulasikan pikiran dan atau perasaannya ke dalam lambang (bahasa) yang diperkirakan akan dimengerti oleh komunikan. Kemudian giliran komunikan untuk menterjemahkan (decode) pesan dari komunikator. Ini berarti ia menafsirkan lambang yang mengandung pikiran dan atau perasaan komunikator tadi dalam konteks pengertian. Yang penting dalam proses penyandian (coding) adalah komunikator dapat menyandi dan komunikan dapat menerjemahkan sandi tersebut (terdapat kesamaan makna).

Wilbur Schramm (dalam Effendy, 1994)

Menyatakan bahwa komunikasi akan berhasil (terdapat kesamaan makna) apabila pesan yang disampaikan oleh komunikator cocok dengan kerangka acuan (frame of reference) , yakni paduan pengalaman dan pengertian (collection of experiences and meanings) yang diperoleh oleh komunikan. Schramm menambahkan, bahwa bidang (field of experience) merupakan faktor penting juga dalam komunikasi. Jika bidang pengalaman komunikator sama dengan bidang pengalaman komunikan, komunikasi akan berlangsung lancar.

Sebaliknya, bila bidang pengalaman komunikan tidak sama dengan bidang pengalaman komunikator, akan timbul kesukaran untuk mengerti satu sama lain. Sebagai contoh seperti yang diungkapkan oleh Sendjaja(1994:33)yakni : Si A seorang mahasiswa ingin berbincang-bincang mengenai perkembangan valuta asing dalam kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi.

Bagi si A tentunya akan lebih mudah dan lancar apabila pembicaraan mengenai hal tersebut dilakukan dengan si B yang juga sama-sama mahasiswa. Seandainya si A tersebut membicarakan hal tersebut dengan si C, sorang pemuda desa tamatan SD tentunya proses komunikaasi tidak akan berjalan sebagaimana mestinya seperti yang diharapkan si A. Karena antara si A dan si C terdapat perbedaan yang menyangkut tingkat pengetahuan, pengalaman, budaya, orientasi dan mungkin juga kepentingannya.

Contoh tersebut dapat memberikan gambaran bahwa proses komunikasiakan berjalan baik atau mudah apabila di antara pelaku (sumber dan penerima) relatif sama. Artinya apabila kita ingin berkomunikasi dengan baik dengan seseorang, maka kita harsu mengolah dan menyampaikan pesan dalam bahasa dan cara-cara yang sesuai dengan tingkat pengetahuan, pengalaman, orientasi dan latar belakang budayanya. Dengan kata lain komunikator perlu mengenali karakteristik individual, sosial dan budaya dari komunikan.

  1. Proses komunikasi sekunder

Proses komunikasi secara sekunder adalah proses penyampaian pesan oleh komunikator kepada komunikan dengan menggunakan alat atau sarana sebagai media kedua setelah memakai lambang sebagai media pertama.

Seorang komunikator menggunakan media ke dua dalam menyampaikan komunikasike karena komunikan sebagai sasaran berada di tempat yang relatif jauh atau jumlahnya banyak. Surat, telepon, teleks, surat kabar, majalah, radio, televisi, film, dsb adalah media kedua yang sering digunakan dalam komunikasi. Proses komunikasi secara sekunder itu menggunakan media yang dapat diklasifikasikan sebagai media massa (surat kabar, televisi, radio, dsb.) dan media nirmassa (telepon, surat, megapon, dsb.).

  1. KONSEPTUAL KOMUNIKASI

Deddy Mulyana (2005:61-69) mengkategorikan definisi-definisi tentang komunikasi dalam tiga konseptual yaitu:

  1. Komunikasi sebagai tindakan satu arah.

Suatu pemahaman komunikasi sebagai penyampaian pesan searah dari seseorang (atau lembaga) kepada seseorang (sekelompok orang) lainnya, baik secara langsung (tatap muka) ataupun melalui media, seperti surat (selebaran), surat kabar, majalah, radio, atau televisi. Pemahaman komunikasi sebagai proses searah sebenarnya kurang sesuai bila diterapkan pada komunikasi tatapmuka, namun tidak terlalu keliru bila diterapkan pada komunikasi publik (pidato) yang tidak melibatkan tanya jawab. Pemahaman komunikasi dalam konsep ini, sebagai definisi berorientasi-sumber. Definisi seperti ini mengisyaratkan komunikasi semua kegiatan yang secara sengaja dilakukan seseorang untuk menyampaikan rangsangan untuk membangkitkan respon orang lain. Dalam konteks ini, komunikasi dianggap suatu tindakan yang disengaja untuk menyampaikan pesan demi memenuhi kebutuhan komunikator, seperti menjelaskan sesuatu sesuatu kepada orang lain atau membujuk untuk melakukan sesuatu.

Beberapa definisi komunikasi dalam konseptual tindakan satu arah:

  1. Everet M. Rogers:komunikasi adalah proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada suatu penerima atau lebih, dengan maksud untuk mengubah tingkah laku.
  2. Gerald R. Miller:komunikasi terjadi ketika suatu sumber menyampaikan suatu pesan kepada penerima dengan niat yang disadari untuk mempengaruhi perilaku penerima.
  3. Carld R. Miller:komunikasi adalah proses yang memungkinkan seseorang (komunikator) menyampaikan rangsangan (biasanya lambang-lambang verbal) untuk mengubah perilaku orang lain (komunkate).
  4. Theodore M. Newcomb:Setiap tindakan komunikasi dipandang sebagai suatu transmisi informasi terdiri dari rangsangan yang diskriminatif, dari sumber kepada penerima.
  1. Komunikasi sebagai interaksi.

Pandangan ini menyetarakan komunikasi dengan suatu proses sebab-akibat atau aksi-reaksi, yang arahnya bergantian. Seseorang menyampaikan pesan, baik verbal atau nonverbal, seorang penerima bereaksi dengan memberi jawaban verbal atau nonverbal, kemudian orang pertama bereaksi lagi setelah menerima respon atau umpan balik dari orang kedua, dan begitu seterusnya.

Contoh definisi komunikasi dalam konsep ini, Shanon dan Weaver (dalam Wiryanto, 2004), komunikasi adalah bentuk interaksi manusia yang saling mempengaruhi satu sama lain, sengaja atau tidak sengaja dan tidak terbatas pada bentuk pada bentuk komunikasi verbal, tetapi juga dalam hal ekspresi muka, lukisan, seni , dan teknologi.

  1. Komunikasi sebagai transaksi.

Pandangan ini menyatakan bahwa komunikasi adalah proses yang dinamis yang secara sinambungan mengubah phak-pihak yang berkomunikasi. Berdasrkan pandangan ini, maka orang-orang yang berkomunikasi dianggap sebagai komunikator yang secara aktif mengirimkan dan menafsirkan pesan. Setiap saat mereka bertukar pesan verbal dan atau pesan nonverbal.

Beberapa definisi yang sesuai dengan konsep transaksi:

  1. Stewart L. Tubbs dan Sylvia Moss:Komunikasi adalah proses pembentukan makna di antara dua orang atau lebih.
  2. Judy C. Pearson dan Paul E. Nelson:Komunikasi adalah proses memahami danberbagi makna.
  3. William I. Gordon :Komunikasi adalah suatu transaksi dinamis yang melibatkan gagasan dan perasaan.
  4. Donald Byker dan Loren J. Anderson:Komunikasi adalah berbagi informasi antara dua orang atau lebih.

Baca Juga : 

Hukum Lingkungan Dalam Lingkup Internasional

Hukum Lingkungan Dalam Lingkup Internasional

Hukum Lingkungan Dalam Lingkup Internasional
Hukum Lingkungan Dalam Lingkup Internasional

Kesadaran manusia akan pentingnya lingkungan

Mulai berkembang setelah disadari bahwa berbagai kerusakan lingkungan dan sumber daya alam semakin meningkat dan justru bersumber dari dampak perbuatan manusia. Perkembangan hukum lingkunganinternasional itu sendiri diawali oleh kesadaran manusia terhadap keadaan lingkungan.

Pada tanggal 5-6 Juli 1972, PBB melakukan konferensi di Stockholm untuk membicarakan isu-isu penting mengenai lingkungan hidup, konferensi ini lazim disebut dengan United Nations Conference on Human Environment (UNCHE). Konferensi Stockholm membahas keprihatinan terhadap masalah-masalah lingkungan yang dirasakan semakin problematis di berbagai belahan dunia. Di lain pihak, terdapat sejumlah manusia di berbagai negara menderita kemiskinan dan keterbelakangan sehingga mempengaruhi lingkungan hidupnya.

Konferensi Stockholm berhasil menyepakati

Suatu perjanjian yang tertuang dalam 26 prinsip pengelolaan lingkungan yang disebut sebagai Deklarasi Stockholm dan dihasilkan pula 109 rekomendasi sebagai bagian dari Action Plan. Selanjutnya pada tahun 1980, berdasarkan keputusan sidang umum PPB pada Desember 1983 No. 38/161, dibentuk sebuah komisi dunia yang disebut World Commission on Environment and Development (WCED) yang berkedudukan di Jenewa. Tugas WCED ini pada dasarnya mengajukan strategi jangka panjang pengembangan lingkungan di tahun 2000 dan sesudahnya, mengajukan pola-pola supaya masalah lingkungan merupakan dasar kerjasama antar negara, dan mencari cara agar masyarakat dunia bersifat responsif secara efektif atas pengembangan berkelanjutan.

Setelah Konferensi Stockholm 20 tahun selanjutnya

PBB menyelenggarakan kembali KTT di Rio de Jeneiro pada tanggal 3-4 Juni 1992. Konferensi ini dinamakan United Nations Conference on environment and Development (UNCED) yang biasa dikenal sebagai Earth Summit atau KTT Rio. KTT Rio menjawab kembali persoalan lingkungan, dimana setelah diselenggarakannya Konferensi Stockholm 1972 permasalah atas lingkungan semakin serius.

Setelah KTT Rio, pada tanggal 1-5 September 2002 berlangsung sebuah KTT di Johannesburg yang membahas mengenai pembangunan berkelanjutan atau World Summit on Sustainable Development (WSSD). KTT Johannesburg menegaskan kembali tentang pembangunan berkelanjutan sebagaimana yang telah dicetuskan pada KTT Rio 1992. KTT Johannesburg mengeluarkan Deklarasi Johannesburg mengenai pembangunan berkelanjutan antara lain berupa, tantangan yang dihadapi; komitmen terhadap pembanguunan berkelanjutan; pentinganya peranan lembaga-lembaga internasional dan multilateral yang efektif, demokratis, dan akuntabel; dan komitmen mewujudkan bersama pembangunan berkelanjutan. Struktur Isi Teks Laporan Hasil Pengamatan Adalah

Indonesia sebagai negara yang berdaulat telah menajdi anggota PBB dan sebagai anggota PBB Indonesia mempunyai kewajiban untuk tunduk dan patuh kepada semua kesepakatan internasional. Keterlibatan Indonesia dalam kancah internasional termasuk didalamnya mengikuti Konferensi Stockholm 1972. Pengertian hukum lingkungan Indonesia yang termuat dalam Pasal 1 ayat 1 UU No. 4 Tahun 1982 tentang ketentuan pokok-pokok lingkungan hidup telah diperbarui dengan UU Nomor 23 Tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup. Hingga ke UUPLH No 32 tahun 2009.

Manusia hidup di dunia menentukan lingkungannya

Atau ditentukan oleh lingkungannya. Perubahan lingkungan sangat ditentukan oleh sikap maupun perlindungan manusia pada lingkungannya. Menurut Siti Sundari (2000) dalam Supriadi (2010) mengatakan hukum lingkungan  adalah hukum yang mengatur hubungan timbal balik antara manusia dengan makhluk hidup lainnya yang apabila dilanggar dapat dikenakan sanksi. Perkembangan hukum lingkungan itu sendiri diawali oleh keasadaran setiap umat manusia bahwasannya masalah lingkungan yang muncul sudah idak bisa lagi diselesaikan oleh satu negara saja. Oleh karena itu, harus ada upaya global untuk mengatasi masalah lingkungan global. Perkembangan hukum lingkungan internasional bermula PBB yang melakukan Konferensi Stockholm 1972 untuk membicarakan isu-isu penting mengenai lingkungan hidup. Rentetan konferensi tentang lingkungan internasional muncul silih berganti seiring memperkuat pengaturan lingkungan global setelah berlangsungnya Konferensi Stockholm 1972.

Pengertian Pasal Modal

Pengertian Pasal Modal

Pengertian Pasar Modal
Pengertian Pasar Modal

Pengertian pasar modal berdasarkan Keputusan Presiden

No. 52 Tahun 1976 tentang Pasar Modal Menyebutkan bahwa pasar modal adalah bursa efek seperti yang dimaksud dalam UU No. 15 Tahun 1952 (Lembaran Negara Tahun 1952 Nomor 62). Menurut UU tersebut, Bursa adalah gedung atau ruangan yang ditetapkan sebagai kantor dan tempat kegiatan perdagangan efek, sedangkan surat berharga yang dikategorikan sebagai efek adalah saham, obligasi, serta surat bukti lainnya yang lazim dikenal sebagai Efek.

Pada beberapa literatur terdapat bermacam-macam definisi pasar modal. Pada pengertian kali ini saya menggunakan definisi pasar modal sebagai berikut :

Pasar Modal adalah

Pasar yang di kelola secara teroganisir dengan aktivitas perdagangan surat berharga seperti saham, obligasi, option, warrant, right, dengan menggunakan jasa perantara, komisioner dan underwriter.
Fungsi Pasar Modal antara lain sebagai berikut :
Sumber dana jangka panjang
Alternative investasi
Alat restrukturisasi modal perusahaan
Alat untuk melakukan divestasi

Jenis Pasar Modal

Dalam menjalankan fungsi nya, pasar modal dibagi menjadi tiga maacam, yaitu pasar perdana, pasar sekunder, dan bursa parallel.

Pasar Perdana adalah

Penjualan perdana efek atau penjualan efek oleh perusahaan yang menerbitkan efek sebelum efek tersebut dijual melalui bursa efek. Pada pasar perdana, efek dijual dengan harga emisi, sehingga perusahaan yang menerbitkan emisi hanya memperoleh dana dari penjualan tersebut.  Jenis Teks Editorial

Pasar Sekunder adalah

penjualan efek setelah penjualan pada pasar perdana berakhir. Pada pasar sekunder ini harga efek ditentukan berdasarkan kurs efek tersebut. Naik turunnya kurs suatu efek ditentukan oleh daya tarik menarik antara permintaan dan penawaran efek tersebut. Bagi efek yang dapat memenuhi syarat listing dapat menjual efek nya di dalam bursa efek, sedangkan bagi efek yang tidak memenuhi syarat listing dapat menjual efek nya di luar bursa efek.

Bursa Parallel merupakan

pelengkap bursa efek yang ada. Bagi perusahaan yang menerbitkan efek yang akan menjual efeknya melelaui bursa dapat dilakukan melalui bursa parallel. Tidak semua efek yang diterbitkan oleh perusahaan yang go public dapat menjual sahamnya di bursa efek. Ini di karenakan persyaratan untuk listing di bursa efek tersebut cukup berat dan sangat ketat. Bursa paralel merupakan alternative bagi perusahaan yang go public memperjualbelikan efeknya, jika ia tidak bisa memenuhi syarat yang di tentukan pada bursa efek.

Perbedaan Pasar Perdana dan Pasar Sekunder :

Pasar Perdana
· Harga saham tetap
· Tidak di kenakan Komisi
· Hanya untuk pembeli saham
· Pemesanan dilakukan melalui Agen Penjualan
· Jangka waktu terbatas

Pasar Sekunder
· Harga berfluktuasi sesuai kekuatan pasar
· Dibebankan komisi untuk pembelian maupun penjualan
· Pemesanan dilakukan melalui Anggota Bursa
· Jangka waktu tidak terbatas

Syarat listing (pencatatan saham)
Perusahaan harus memenuhi syarat sebuah bursa saham agar saham mereka dapat dilist dan diperdagangkan di sana. Ini karena saham ini akan diperjualbelikan tanpa diperiksa keabsahannya, tanpa Due Diligence lagi. Bursa harus melakukan Due Diligence untuk publik. Contohnya, agar dapat dicatat dalam NYSE (Bursa Saham New York), sebuah perusahaan mesti telah menerbitkan setidaknya 1 juta saham seharga US$100 juta dan mesti telah mendapatkan lebih dari US$10 juta dalam tiga tahun terakhir.

Pesan Walikota pada Peringatan Amal Bakti Ke-73 Kemenag Kota Yogya

Pesan Walikota pada Peringatan Amal Bakti Ke-73 Kemenag Kota Yogya

 

Pesan Walikota pada Peringatan Amal Bakti Ke-73 Kemenag Kota Yogya

Walikota Yogyakarta

Haryadi Suyuti menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama (Kemenag) ke-73. Ia berpesan kepada pegawai Kemenag untuk bekerja secara profesional untuk melayani warga.

Menurutnya

Peran Kementerian Agama sangat strategis dalam pembangunan kehidupan berbangsa dan bernegara yang memiliki dimensi keagamaan, moral, dan spiritual yang harus selalu dijaga.

“Melalui peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-73 ini, saya yakin jajaran Kementerian Agama akan bertekad untuk meningkatkan profesionalitas dan menjaga sikap amanah dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya,” katanya di Halaman Balaikota, Kamis (3/1/2019).

Profesionalitas yang dimaksud

lanjutnya, adalah berkaitan dengan komitmen dan kemampuan melaksanakan tugas sesuai dengan kompetensi yang dimiliki, sedangkan amanah berkaitan dengan sikap mental, moral, dan karakter.

“Saya mengajak kepada seluruh jajaran Kementerian Agama Kota Yogya, mari kita memelihara sinergi yang telah terbangun di antara kita semua dalam proses pembangunan Kota Yogya, bekerja dengan penuh integritas, loyalitas, melaksanakan tugas di atas prinsip kebenaran, serta membawa kebaikan bagi lingkungan dan tempat kita bekerja,” ujarnya.

Ia juga meminta pegawai Kemenag untuk terus berinovasi dengan perkembangan zaman.”Kita harus bisa berinovasi, jangan sampai dianggap mesin tua. Saya berharap semua layanan di Kemenag juga terintegrasi,” terangnya.

Walikota juga berpesan kepada masyarakat Kota Yogya

terutama generasi muda agar selalu ingat berdoa dan berterima kasih kepada para pendahulu bangsa yang begitu hebat, keberadaan Kementerian Agama begitu penting, Agama menjadi pilar untuk membangun karakter.

“Apa lagi di situasi yang sekarang, banyak yang mengaku beragama, namun perilakunya berlawanan dengan agama, Seperti banyak kita lihat di Medsos, saling menyebar kebencian, adu domba, generasi muda mesti dibekali dengan ilmu agama yang kuat,” tegas Walikota.

 

Aritkel Tekait:

Muhasabah Akhir Tahun Perkuat Persatuan

Muhasabah Akhir Tahun Perkuat Persatuan

 

Muhasabah Akhir Tahun Perkuat Persatuan

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi membuka Tabligh Akbar dan muhasabah akhir tahun Republika di Masjid Al Furgon, Nitikan Baru, Umbulharjo, Yogyakarta. Iapun pun mengapreaiasi kegiatan yang diselengggarakan Republika untuk mengisi malam pergantian tahun baru.

Ia mengungkapkan

dalam menghadapi pergantian tahun baru, masyarakat dapat merayakanya dengan melakukan berbagai kegiatan. Namun, kata dia, merayakan malam tahun baru ini Melalui Tabligh akbar merupakan suatu hal yang perlu untuk selalu diteruskan.

Kita mengikuti Tabligh Akbar di Masjid Al Furqon

Yang menandai pergantian tahun. Ini merupakan tradisi yang baik dan perlu disebar,” kata Heroe di Masjid Al Furqon, Nitikan Baru, Umbulharjo, Yogyakarta, Senin (31/12).

Heroe mengatakan

pergantian tahun baru dengan Tabligh Akbar merupakan syiar dalam menghadapi tahun selanjutnya untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Sebab, pergantian tahun baru merupakan hal yang dijadikan bagi banyak orang untuk mengevaluasi perjalanan yang telah dilakukan di tahun sebelumnya.

“Ini menjadi bagian untuk kita mensyiarkan dan menyikapi bahwa perubahan tahun itu senantiasa yang harus ada adalah kita harus lebih baik dari sebelumnya,” ujar Heroe.

Sementara Personil Nasyid Aleehya

Ari, yang turut mengisi rangkaian acara Tabligh Akbar ini mengatakan, acara ini merupakan suatu hal yang positif dilakukan. Terlebih dalam mengisi pergantian Tahun Baru 2019.

“Ini suatu hal yang sangat positif dan menurut saya harus dibudayakan hal seperti ini,” lanjutnya.

Menurutnya, Tabligh Akbar dalam menghadapi malam tahum baru ini merupakan hal yang dilakukan sesuai dengan kultur Islam. Untuk itu, ia pun berharap agar kegiatan seperti ini berkembamg dan juga diselenggarakan di tempat lainnya. https://bandarlampungkota.go.id/blog/contoh-report-text/

“Kegiatan ini mejadikan momen pergantian tahun baru itu menjadi suatu hal yang positif, bukan negatif. Ini bagus sekali dan mudah-mudahan menjadi tradisi bagus dan berkembang terus,” ujar Ari.

Kegiatan Tabligh Akbar Republika 2018 ini sendiri diisi oleh berbagai tokoh. Salah satunya Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Yunahar Ilyas. Selain itu juga diisi oleh Ustadz Yoppi Alghifari, Ustadz Aditya Abdurrahman, Ustadz Akbar Nazari Muhammad, Ustadz Novel Windo, Puput Melati dan Hanum Rais. (Han)

Jogja Jadi Jujugan Dinas Kominfo Sukabumi dalam Penerapan SPIP

Jogja Jadi Jujugan Dinas Kominfo Sukabumi dalam Penerapan SPIP

 

Jogja Jadi Jujugan Dinas Kominfo Sukabumi dalam Penerapan SPIP

Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian

Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Kominfosandi) Kabupaten Sukabumi melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kominfosandi Kota Yogyakarta.  Dituturkan oleh pimpinan rombongan Sukabumi, Asep Subur Sugiarto, kunjungan tersebut dimaksudkan untuk melakukan curah pendapat terkait pelaksanaan penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP)

SPIP

“SPIP adalah benteng pertahanan di dalam rangka menjaga penyelenggaraan pemerintahan, kami belajar di Kota Yogyakarta karena penerapanya terkenal sudah baik” ungkap pria yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kominfosandi Kabuapten Sukabumi tersebut pada Kamis (3/1) siang di Ruang Rapat Dinas Kominfosandi Kota Yogyakarta. https://bandarlampungkota.go.id/blog/kata-bijak-bahasa-inggris/

Menjawab hal tersebut

Plt. Kepala Dinas Kominfosandi Kota Yogyakarat, Ig. Trihastono mengatakan, di Pemkot Yogyakarta sendiri, pelaksanaan SPIP sudah memanfaatkan teknologi informasi, yakni melalui aplikasi Jogja Smart Service.

“Pemkot melalui Kominfo bertanggung jawab mengembangkan aplikasi, termasuk aplikasi yang terkait dengan pengendalian internal seperti misalnya e-kinerja dan simpresensi. Semua aplikasi tersebut kita kolaborasikan” Tandasnya.

Ditambahkan oleh Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Din

Kominfosandi Kota Yogyakarta, Valentina Anggrainy , penerapan SPIP di Kota Yogyakarta sudah saling terkoordinasi dan terintegrasi antar OPD melalui sistem.

“Seperti misalnya sistem pengadaan barang dan jasa melalui  SIMBARA, sementara keuangan melalui SIPKD” Imbuhnya.

Augustine Kekaisaran Romawi

Augustine Kekaisaran Romawi

Augustine Kekaisaran Romawi
Augustine Kekaisaran Romawi

 

Augustine, yang hidup di saat tahun-tahun Kekaisaran Romawi

Sedang merosot, tak pelak lagi seorang teolog terbesar pada jamannya. Tulisan-tulisannya dengan sangat mendasar dan dalam mempengaruhi doktrin dan sikap Kristen sepanjang Abad Tengah bahkan masih tetap terpengaruh hingga saat ini.

Lahir tahun 354 di kota Tagaste (sekarang bernama Souk-Ahras di Aljazair), kira-kira empat puluh lima mil arah selatan kota pantai terbesar Hippo (kini Annaba). Ayahnya seorang tak beragama, sedangkan ibunya pemeluk Kristen yang taat. Sebagai anak kecil dia tidak dibaptis.

Bahkan pada saat dewasa pun kecerdasan Augustine mengesankan dan pada umur enam belas tahun dia dikirim ke Carthago untuk menuntut ilmu. Di sana dia punya simpanan dan punya anak tidak sah. Di umur sembilan belas dia memutuskan belajar filosofi. Tak lama sesudah itu dia jadi pemeluk Manichaeisme, “agama” yang didirikan sekitar tahun 240 oleh seorang “nabi” bernama Mani.

Buat si muda Augustine, Agama Kristen

Tak punya mutu sedangkan Manichaeisme masuk akalnya. Tetapi, selang masa sembilan tahun berikutnya, dia sedikit demi sedikit mulai sadar apa itu Manichaeisme. Dan tatkala umurnya menginjak dua puluh sembilan, dia pindah ke Roma. Hanya sebentar di situ dia pindah lagi ke Milan di bagian utara Itali. Di sini dia menjadi guru besar ilmu retorika. Di sinilah dia mulai berkenalan dengan faham Neoplatonisme, versi penyempurnaan filosofi Plato yang sudah dikembangkan oleh Plotinus di abad ke-3.

Biskop Milan waktu itu St. Ambrose

Augustine menyimak beberapa khotbahnya yang memperkenalkannya kepada pengertian dan aspek baru kekristenan yang lebih bernilai. Pada umur tiga puluh dua Augustine menjadi pemeluk Kristen, sehingga orang yang tadinya ragu-ragu kini menjadi pemeluk yang taat. Tahun 387 Augustine dibaptis oleh Ambrose dan sesudah itu kembalilah ia ke kota asalnya Tagaste.
Tahun 391 Augustine menjadi asisten biskop Hippo. Tatkala lima tahun kemudian sang biskop meninggal dunia, Augustine yang kini berumur empat puluh dua tahun menggantikan kedudukannya. Dan duduklah ia dalam jabatan itu hingga akhir hayat.

Meski Hippo bukanlah kota yang berarti

kecemerlangan Augustine begitu menonjol sehingga dalam tempo singkat dia jadi salah seorang pemimpin yang dihormati di kalangan gereja. Keadaan tubuh Augustine tidaklah sempurna, karena itu dia dibantu oleh penulis cepat dan lewat cara begitulah dia banyak menulis karangan-karangan agama.

Sekitar 500 petuah tertulisnya masih diketemukan sekarang, berikut 200 surat-suratnya. Dari sekian bukunya, dua diantaranya amat masyur dan berpengaruh The City of God dan Confessions. Yang disebut belakangan itu merupakan buku otobiografi terbaik yang pernah dibuat orang tatkala umurnya memasuki empat puluhan.

Banyak surat-surat Augustine

Dan petuah-petuah rohaninya ditujukan untuk membantah faham Manichaeisme, penganut Donastis (sebuah sekte Kristen murtad), dan kaum Pelagian (para pembangkang gereja saat itu). Pertentangannya dengan kaum Pelagian membentuk bagian penting dan doktrin keagamaan Augustine.

Pelagius adalah seorang pendeta Inggris yang datang berkunjung ke Roma sekitar tahun 400 dan di sana menyebarkan pelbagai doktrin teologi yang menarik. Masing-masing kita –kata Pelagius–tidaklah dibebani dosa orisinal yang terbawa sejak lahir, dan masing-masing kita punya kebebasan untuk memilih kebaikan dan keburukan. Dengan hidup yang lempang dan kerja baik, tiap pribadi akan terbebas dari beban dosa.

Sebagian lantaran pengaruh tulisan-tulisan Augustine

pandangan Pelagius dicap sebagai faham yang menyimpang, dan Pelagius sendiri (yang sudah dienyahkan dari Roma) dikucilkan. Menurut Augustine, semua orang tercemar oleh dosa Adam. Manusia tak berkesanggupan peroleh pengampunan dosa semata-mata lewat usaha sendiri dan kerja baik: berkah dan restu Tuhan penting dalam hal pengampunan dosa. Pendapat yang serupa sebenarnya pernah diutarakan orang, tetapi Augustine memperjelasnya dan tulisan-tulisannya memperkokoh kedudukan gereja dalam segi ini yang di hari kemudian dijadikan pegangan.

Augustine beranggapan bahwa Tuhan sudah maklum siapa yang mau diselamatkan dan siapa yang tidak, dan sebagian dari kita sudah ditakdirkan untuk jadi selamat. Pendapat tentang takdir ini menjadi berkembang dan berpengaruh melalui pendapat teolog-teolog yang menyusul belakangan seperti St. Thomas Aquinas dan John Calvin.

Mungkin yang lebih penting dari doktrin takdir

Adalah sikap Augustine yang berkaitan dengan seks. Tatkala dia memeluk Agama Kristen, Augustine sudah ambil keputusan bahwa untuk dirinya sendiri perlu menjauhi seks. (Pernah sekali dia menulis, “Tak ada yang lebih perlu dihindari daripada hubungan seks”). Dalam pelaksanaan penolakan ini membuktikan betapa sulit buat Augustine.

Baik perjuangan pribadinya maupun pandangan-pandangannya tentang masalah ini dipaparkan panjang-lebar dalam bukunya Confessions (Pengakuan). Pandangan yang dilontarkannya di sini –karena besarnya pengaruh Augustine– menentukan pembentukan sikap yang kuat terhadap sikap abad pertengahan terhadap seks. Tulisan-tulisan Augustine berkaitan satu sama lain antara “dosa bawaan” dan gairah atas seks.

Sumber : https://dosen.co.id/