Siswa Asal Ciamis Raih Penghargaan Duta Bahasa Pelajar serta Duta Hukum dan HAM Jabar

Siswa Asal Ciamis Raih Penghargaan Duta Bahasa Pelajar serta Duta Hukum dan HAM Jabar

Siswa Asal Ciamis Raih Penghargaan Duta Bahasa Pelajar serta Duta Hukum dan HAM Jabar

Siswa Asal Ciamis Raih Penghargaan Duta Bahasa Pelajar serta Duta Hukum dan HAM Jabar
Siswa Asal Ciamis Raih Penghargaan Duta Bahasa Pelajar serta Duta Hukum dan HAM Jabar

Nandi, siswa kelas XII SMAN 1 Kawali mendapat beberapa penghargaan sebagai Duta Bahasa Pelajar Jawa Barat tahun 2017, dan Duta Hukum dan HAM Jawa Barat 2016. Berawal dari program Dinas Pendidikan Jawa Barat yaitu Kawah Kepemimpinan Pelajar (KPP) pada Mei 2016 yang memberikan tugas untuk membentuk sebuah Forum Pelajar Sadar Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).

“Pada awalnya, saya ikut serta dalam program Dinas Pendidikan Jabar yaitu Kawah Kepemimpinan Pelajar (KPP) pada Mei 2016, kemudian ditugaskan untuk membuat Forum Pelajar Sadar Hukum dan HAM. Saat itu Dinas Pendidikan Jabar membuat MOU dengan Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenhumkam) dan Kementrian Pertahanan (Kemenhan),” jelasnya.

Hingga saat ini, Forum Pelajar Sadar Hukum dan HAM masih aktif, berkat

bantuan pihak sekolah. Selain itu Nandi juga mensosialisasikan forum ini hingga ke tingkat SMP/MTs. Selain menjadi Duta Hukum dan HAM, Nandi juga menyambet gelar Duta Bahasa Pelajar Jabar 2017, dengan melewati seleksi pada Maret 2107 di Balai Bahasa Jabar. Ia berhasil menyisihkan 759 peserta lainnya dan berhasil meraih juara. Nandi pun menjelaskan, dirinya saat ini tengah fokus memaksimalkan perannya sebagai Duta Bahasa Pelajar Jabar, dengan membiasakan diri memakai Bahasa Daerah dalam keseharian.

“Kalau jadi duta bahasa fokus utama adalah mengkampanyekan Bahasa

Indonesia, dan membiasakan Bahasa Daerah agar tidak tergerus, kalau jadi Duta Hukum, kita sama-sama belajar kedisiplinan dan lebih mencintai negera kita sendiri,” ungkap Nandi.

Anak tunggal yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke Universitas Gajah

Mada (UGM) jurusan Perhutanan ini juga memberikan pesan untuk rekan seusianya, bahwa seorang remaha juga harus ikut ambil bagian dalam mencari solusi, khususnya dari masalah yang dihadapi bangsa.

“Sudah saatnya kita memberikan solusi dari semua masalah yang dihadapi bangsa ini. Ikat kuat rasa kekeluargaan, hindari perdebatan, jangan jadi penghias bumi dengan berdiam diri, jadilah pembawa perubahan,” tutupnya.

 

Baca Juga :