Ulama Mesir Lanjutkan Pelatihan Al-quran ke Lhokseumawe dan Bireuen

Ulama Mesir Lanjutkan Pelatihan Al-quran ke Lhokseumawe dan Bireuen

Ulama Mesir Lanjutkan Pelatihan Al-quran ke Lhokseumawe dan Bireuen

Ulama Mesir Lanjutkan Pelatihan Al-quran ke Lhokseumawe dan Bireuen
Ulama Mesir Lanjutkan Pelatihan Al-quran ke Lhokseumawe dan Bireuen

Setelah mengadakan pelatihan di Sigli pada hari Sabtu, Syeikh Sayyid Harun bersama tim Tahsin IKAT melanjutkan roadshow ke Kota Bireuen dan Lhokseumawe, 20 dan 21 Mei 2018.

DiLhokseumawe, selain menjadi imam Shalat Subuh di Masjid Baiturrahman, Syeikh Sayyid Harun yang merupakan Ulama Qiraat dari Mesir juga menjadi nara sumber utama pada Seminar Tahsin AlQuran di Aula Islamic Centre.

Seminar tersebut di ikuti oleh 155 peserta dari guru alquran, para imam masjid, dan juga santri tahfidzul quran di Lhokseumawe dan sekitarnya.

Ketua panitia, M. Rozi yang juga ketua remaja masjid Islamic Centre dalam sambutannya mengatakan bahwa seminar tersebut merupakan tanda dimulainya daurah tahfidzul quran selama 20 hari dalam bulan Ramadhan.

“Ini adalah tahun ketiga kegiatan ini kami laksanakan. Merupakan satu

kesyukuran yang luar biasa, tahun ini Syeikh Dari Mesir ikut berbagi ilmu yang sangat mahal,”ujarnya.

Selama 3 jam, syeikh memberi materi tentang pentingnya membaca alquran dengan baik dan benar. Syeikh juga menceritakan sejarah dan metode pembelajaran Alquran dari masa kemasa.

Di akhir seminar, syeikh meminta 3 orang dari peserta untuk masing-masing membaca alfatihah yang kemudian langsung beliau benarkan.

“Alhamdulillah, saya senang sekali bisa langsung membaca dan belajar kepada syeikh Harun, “ungkap Tgk. Nasrun, peserta yang dibenarkan bacaannya.

Ketua IKAT, H. M. Fadhil Rahmi,Lc mengucapkan terima kasih kepada semua

pihak yang telah ikut andil membantu dan mensupport kegiatan yang baik tersebut, terutama kepada BKM Islamic Center, Mumtaz Alfasy dan juga M. Nasir Jamil, Anggota DPR RI.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi ummat, dan mohon doa dan dukungan agar IKAT senantiasa mampu berkontribusi positif untuk Aceh, “pintanya.

Kegiatanyang sama juga berlangsung di masjid Raya Peusangan, Senin, 21 Mei.

DiIkuti oleh ratusan peserta, syeikh harun yang didampingi oleh Ustadz Mujtahid Anwar sebagai penerjemah dengan semangat memberi pelajaran tentang ilmu tajwid Al-quran.

 

Sumber :

https://nisachoi.blog.uns.ac.id/sejarah-lagu-kebangsaan/