Pabrikan Roda Dua Pertanyakan Aturan Kendaraan Listrik

Pabrikan Roda Dua Pertanyakan Aturan Kendaraan Listrik

Pabrikan Roda Dua Pertanyakan Aturan Kendaraan Listrik

Pabrikan Roda Dua Pertanyakan Aturan Kendaraan Listrik
Pabrikan Roda Dua Pertanyakan Aturan Kendaraan Listrik

Keinginan pemerintah Indonesia yang ingin mempercepat peredaran motor

listrik direspons pemanufaktur otomotif, salah satunya Astra Honda Motor (AHM) selaku produsen merek motor Honda. Honda mengaku siap, namun syaratnya ada kejelasan regulasi sepeda motor listrik.

Menurut Direktur Marketing AHM Thomas Wijaya, Honda menyambut baik regulasi kendaraan listrik yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) 55 Tahun 2019. Namun paling dinanti Honda saat ini yaitu aturan turunan Perpres. Sebab, hal ini berkaitan buat perusahaan menentukan arah bisnis ke depan sesuai regulasi pemerintah.

“Ya aturan perundangan undangannya seperti apa tentu pasti akan kami ikuti.

Tapi teknisnya itu yang kami butuhkan seperti apa,” kata Thomas di Ambarawa, Jawa Tengah akhir pekan lalu.

Menurut Thomas Honda sudah sangat siap jika harus memulai era sepeda motor listrik di Tanah Air. Ia menyebut Honda punya produk tanpa emisi dan pabrik yang siap memproduksinya.

Lihat juga:Konsep Swap Baterai Motor Listrik Disebut Mirip Tabung Elpiji

Thomas menambahkan selain aturan teknis Perpres, infrastruktur sepeda motor listrik harus juga siap. Infrastruktur ini dapat berupa tempat pengisian baterai sepeda motor listrik.

“Infrastruktur perlu disiapkan, itu yang harus diteruskan supaya konsumennya nyaman,” ucapnya.

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro sebelumnya mengatakan arah penelitian pemerintah terkait kendaraan tanpa emisi gas buang bakal mengerucut kepada sepeda motor listrik.

 

Sumber :

https://namabayi.co.id/