Sabun AnMugh, Solusi Higienis Bersuci dari Najis

Sabun AnMugh, Solusi Higienis Bersuci dari Najis

Sabun AnMugh, Solusi Higienis Bersuci dari Najis

Sabun AnMugh, Solusi Higienis Bersuci dari Najis
Sabun AnMugh, Solusi Higienis Bersuci dari Najis

BAGI umat muslim, menghilangkan najis seperti terkena liur anjing harus membasuhnya sebanyak tujuh kali, dan salah satunya wajib menggunakan tanah. Nah, putra-putri terbaik Institut Pertanian Bogor (IPB), melahirkan inovasi untuk solusi masalah ini.

Mereka membuat sabun antinajis beraromaterapi, bernama AnMugh atau anti Mughaladzoh (najis besar).
——

PARA pembuatnya mengklaim sabun dari campuran minyak kelapa, tanah, dan bahan-bahan beraromaterapi ini dapat membuat bersuci jadi lebih mudah dan indah. Juga dapat membantu orang-orang yang ingin memiliki hewan peliharaan seperti anjing tapi takut terkena najis.

“Anjing juga menjadi hewan yang akrab dalam dunia kedokteran hewan. Sementara orang muslim memiliki hukum tentang batasan najis, yang termasuk diantara jenis najis tersebut adalah air liur anjing,” kata mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan IPB, Ahmad Fizri Afriandana.

Fizri Afriandana membuat sabun antinajis beraromaterapi AnMugh bersama timnya yang terdiri dari Tri Rizka Abdilla, Muhammad Fariz Firdaus, Devy Nur Priscaningtyas, dan Nila Arum Sari.

Fizri terinspirasi dari banyaknya mahasiswa IPB yang harus berinteraksi dengan satwa seperti anjing dan babi. Dengan jadwal yang padat, para mahasiswa tersebut hanya memiliki sedikit waktu sehingga akan sangat merepotkan jika harus mencari tanah dan sabun untuk bersuci.

“Tidak hanya mahasiswa fakultas kedokteran hewan, mahasiswa dari fakultas lain juga dapat menggunakannya. Karena sabun ini dapat membersihkan najis besar, maka najis kecil dan sedang pun dapat dibersihkan dengan sabun ini,” paparnya.

Sementara sasaran produk sabun AnMugh adalah masyarakat umum, khususnya

pemilik hewan peliharaan dan orang-orang yang berkecimpung dalam dunia medis veteriner. Fizri menjelaskan, campuran tanah di dalam sabun ini berfungsi untuk menggantikan tanah dalam bersuci dari najis mugholadzoh (najis besar).

Selain itu, sabun ini juga menjadi sabun dengan aromaterapi yang khas. “Ada tiga variasi aromaterapi dalam sabun ini, yaitu lavender, kenanga, dan jeruk nipis. Variasi produk ini memungkinkan konsumen untuk memilih aroma dalam sabun sesuai selera,” terangnya.

Sabun An Mugh juga dikemas dalam bentuk batang agar lebih praktis dibawa.

Setiap produk dilampiri dengan catatan komposisi dan petunjuk pemakaian. Produk sabun AnMugh dikemas dengan kemasan 100 gram. Keunggulan produk ini adalah memberikan manfaat bagi kesehatan pengguna, meningkatkan efisensi waktu dalam bersuci, dan harganya terjangkau.

Selain beraromaterapi, sabun AnMugh juga bersifat antinyamuk. Rencananya, sabun ini akan dipasarkan dengan harga Rp15 ribu per batang.

“Cara pembuatan sabun AnMugh cukup sederhana. Bahan-bahannya meliputi

tanah, NaOH, ekstrak bunga lavender, minyak jagung, minyak kelapa, minyak sawit, madu, susu, air, antijamur dan antibiotik. Semua bahan-bahan tersebut akan diukur dengan menggunakan timbangan sesuai dengan keperluan untuk pembuatan sabun. Alat-alat untuk membuatnya antara lain timbangan, batang pengaduk, trashbag, mortar, baskom, nampan penyimpanan, mixer listrik, hairdryer, dan kemasan plastik,” jelasnya.

 

Baca Juga :