EKSISTENSI AKUNTANSI ISLAM ( SYARIAH) MENURUT PARA PAKAR

EKSISTENSI AKUNTANSI ISLAM ( SYARIAH) MENURUT PARA PAKAR

Vernon Kam(1990) dalam bukunya Accounting Theory, menyatakan:

            “Menurut sejarahnya, kita mengetahui bahwa sistem pembukuan double entry muncul di Italia pada abad ke-13. Itulah catatan yang paling tua yang kita miliki mengenai sistem akuntansi “double entry” sejak lahir abad ke-13 itu, namun adalah mungkin sistem double entry sudah ada sebelumnya”.

Hal ini didukung oleh :

  1. Muhammad Khir
  2. DR. Ali Shawki Ismail Shaehata
  3. Hendriksen
  4. Kitab Suci Al-Qur’an
  5. Robert Arnold Russel
  6. W. Montgemory Watt
  7. Zakat dan Baitul Maal
  8. Profesi Akuntan Publik Selaku Saksi
  9. Akuntansi Islam: State of the Art

PRINSIP-PRINSIP AKUNTANSI ISLAM

Untuk merumuskan teori, prinsip akuntansi Islam maka langkah yang harus diikuti adalah :

  1. Memahami teori akuntansi Kapitalis
  2. Memahami beberapa pendapat normatif dari para ahli atau lembaga tentang teori akuntansi Islam
  3. Menguasai syariah, konsep, filosofi dan prinsip prinsip kehidupan Islam
  4. Rekontruksi teori akuntansi kapitalis menjadi teori akuntansi Islam dengan cara :

Ø  Memakai konsep atau teori yang tidak bertentangan dengan syariah Islam

Ø  Membuang, menolak dan menghilangkan konsep atau norma yang bertentangan dengan norma Islam

Ø  Menganalisa dan meredifinisikan konsep-konsep yang dikategorikan masih kabur antara teori akuntansi kapitalis atau teori akuntansi Islam

Ø  Merumuskan konsep baru yang di”insert” ke dalam teori Akuntansi Islam jika belum ada

  1. Menguji konsep akuntansi Islam hasil rekonstruksi dengan cara: diskusi, seminar, konferensi, symposium, public Hearing, delphi system menggunakan tenaga-tenaga ahli dibidangnya untuk mengomentari
  2. Menguji Teori Akuntansi Syariah itu melalui Empirical Researc

    RECENT POSTS