Faktor-faktor yang menyebabkan mendapat Warisan

Faktor-faktor yang menyebabkan mendapat Warisan

Faktor-faktor yang menyebabkan seseorang mendapatkan warisan ada tiga:

  1. Nasab

Allah swt berfirman:

“Dan orang-orang yang mempunyai hubungan darah, satu sama lain lebih berhak (waris-mewaris).” (QS al-Ahzaab: 6)

  1. Wala’ (Loyalitas budak yang telah dimerdekakan kepada orang yang memerdekakannya):

Dari Ibnu Umar dari Nabi saw, ia bersabda, “al-Walaa’ itu adalah kekerabatan seperti kekerabatan senasab.” (Shahih: Shahihul Jami’us Shaghir no: 7157, Mustadrak Hakim IV: 341, Baihaqi X: 292).

  1. Nikah

Allah swt menegaskan:

“Dan bagimu (suami-isteri) seperdua dari harta yang ditinggalkan oleh isteri-isterimu.” (QS an-Nisaa’: 12)

  1. P

    ara ahli waris dari Pihak Laki-laki

Yang berhak menjadi ahli waris dari kalangan lelaki ada sepuluh orang:

1 dan 2. Anak laki-laki dan puteranya dan seterusnya ke bawah.

Allah swt berfirman:

“Allah mensyari’atkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu: bagian seorang anak laki-laki sama dengan bagian dua orang anak perempuan.” (QS An Nisaa’: 11).  3 dan 4. Ayah dan bapaknya dan seterusnya ke atas.

Allah swt berfirman:

“Dan untuk dua orang ibu bapak, bagi masing-masingnya seperenam dari harta yang ditinggalkan.” (QS An Nisaa’: 11).

Dan datuk termasuk ayah, oleh karena itu Nabi saw bersabda:

“Saya adalah anak Abdul Muthallib.” (Muttafaqun ’alaih: Fathul Bari VIII: 27 no: 4315, Muslim III: 1400 no: 1776, dan Tirmidzi III: 117 no: 1778).

5 dan 6. Saudara dan puteranya dan seterusnya ke bawah.

Allah swt berfirman:

“Dan saudara yang laki-laki mempusakai (seluruh harta saudara perempuan), jika ia tidak mempunyai anak.” (QS An Nisaa’: 176).

7 dan 8. Paman dan anaknya serta seterusnya.

Sumber :

https://aziritt.net/mengenal-esim-kartu-sim-di-google-pixel-2/