Jenis-Jenis Utang

 Jenis-Jenis Utang

 Jenis-Jenis Utang

 Jenis-Jenis Utang

Terdapat bebrapa jenis utang yang sering kita jumpai. Berdasarkan tipenya, kita dapat mengklasifikasikan utang ke dalam lima kelompok, yaitu :

  1. a)Berdasarkan periode utang : terdapat utang jangka pendek (kurang dari 1 tahun), utang jangka menengah (1-5 tahun), dan utang jangka panjang (lebih dari 5 tahun).
  2. b)Berdasarkan penggunaan utang : terdapat utang kepemilikan perumahan, toko, dan sebaginya (real estate loan), utang untuk kebutuhan-kebutuhan pribadi dan konsumsi (personal loan), dan utang lainnya (non-real astate loan).
  3. c)Berdasarkan ada tidaknya jaminan : terdapat utang yang mensyaratkan adanya jaminan/ callateral tertentu (secured loan) dan utang yang tanpa mensyaratkan jaminan (unsecured loan).
  4. d)Berdasarkan tingkat suku bunga : terdapat utang yang memiliki tingkat suku bunga tetap sampai dengan jatuh tempo (fixed rate loan) dan utang dengan tingkat suku bunga berubah-ubah sesuai dengan kondisi saat itu (variabel rate loan).
  5. e)Berdasarkan tipe pembayaran : terdapat 4 jenis utang, yaitu utang dengan model pembayaran satu kali atas nominal utang tersebut, dan biasanya diakhir periode utang (single payment loan), utang dengan model maksimum plafon pinjaman dan pengusaha  diperkenankan meminjam maksimum sebesar plafon tersebut (line of credit), utang dengan pembayaran bunga lebih besar diawal periode dan semakin lama semakin menurun, biasanya untuk pinjaman KPR dan kepemilikan kendaraan (amortized loan), dan utang dengan fleksibilitas pembayaran lebih besar diakhir periode (ballon payment loan).
  1. Biaya Utang

Seperti yang dijelaskan diatas, meskipun utang memiliki kelebihan dibandingkan sumber dana lainnya, tetapi utang juga memberikan kewajiban bagi intrepeneur yang meminjam untuk membayarnya .biaya utang dapat terdiri dari biaya bunga dan biaya non bunga (misalnya, appraisal, biaya provisi, biaya administrasi, dan sebagainya).untuk biaya bunga harus dicermati oleh pembisnis adalah tipe bunga yang digunakan .secara umum,terdapat tiga jenis tipe bunga yang sering digunakan yaitu ;

  • APR Annual Percentage Rate/Nominal Rate ,yaitu tingkat suku bunga yang berlaku Selama satu tahun .contoh ;UD.ARVAZETA meminjam dari lembaga keuangan sebesar Rp.1.000,000 dengan tingkat suku bunga 12%APR .artinya dalam periode satu tahun UD.ARVAZETA menangggung beban pembayaran bunga sebesar 12%xRp.1.000,000=Rp.120.000.
  • Periodic Rate ,yaitu tingkat bunga berdasarkan periode yang berlaku.untuk menghitung periodic rate ,dapat digunakan rumus

Periodic rate =APR/m

APR adalah tingkat suku bunga tahunan ,dan m adalah jumlah bulanan.jadi, berdasarkan contoh diatas ,tingkat suku bunga periodic per bulan yang harus ditanggung oleh UD.ARVAZETA adalah 1%.

  • Effective Rate adalah tingkat suku bunga yang secara efektif harus ditanggung oleh peminjam .tingkat suku bunga inilah yang dapat digunakan untuk melakukan perbandingan antara beberapa pilihan pinjaman yang ditawarkan oleh lembaga keuangan .untuk mendapatkan suku bunga efektif ,dapat digunakan formula sebagai berikut :

Sumber :

http://dewi_marisa12u.staff.ipb.ac.id/2020/07/05/kelebihan-gbwhatsapp/