Natural

Table of Contents

Natural

Pendekatan Alamiah atau The Natural Approach dalam pengajaran bahasa diperkenalkan dan dikembangkan oleh Terrel (1977:1982) berdasarkan teori Krasen mengenai PB2. Premis utama yang dikemukakan oleh Terrel ialah bahwa “adalah mungkin bagi para siswa dalam suatu situasi kelas belajar berkomunikasi dalam bahasa kedua”(1977:325).

Tujuan pendekatan alamiah adalah seperangkat kecakapan atau kemampuan tingkat menengah atau lanjutan dalam B2, paling tidak dalam keterampilan-keterampilan oral. Hal ini akan mempunyai beberapa implikasi penting bagi praktek kelas. Pendekatan alami lebih menekankan pada pemahaman sebagai keterampilan dasar yang bisa menunjang akuisisi bahasa sehingga pendekatan alami ini menganggap bahwa pemahaman harus sudah ada sebelum siswa mulai memproduksi bahasa. Kemampuan berbicara tumbuh secara bertahap, dari yang pada awalnya berupa reaksi terhadap perintah sampai pada akhirnya bisa menghasilkan wacana yang koheren (Ghazali, 2010:97). Ciri-ciri utama pendekatan alamiah ini terlihat pada petunjuk-petunjuk praktek kelas yang dikemukakan oleh Terrel, antara lain (Tarigan, 1986:251): distribusi belajar dan kegiatan-kegiatan pemerolehan, koreksi kesalahan, dan responsi-responsi dalam B1 dan B2.

Selanjutnya Tarrel merangkumkan prinsip-prinsip dasar metode yang dikemukakannya ini sebagai berikut (Tarigan, 2010:252):

  1. tujuan awal pengajaran bahasa adalah kompetensi komunikatif langsung,
  2. pengajaran harus diarahkan  untuk memodifikasi serta meningkatkan tata bahasa parasiswa, bukan membangun satu kaidah pada suatu waktu;
  3. para siswa harus diberi kesempatan memperoleh bahasa, bukan memaksanya untuk mempelajarinya
  4. faktor-faktor afektif yang harus dipaksakan beroperasi dalam pengajaran, bukan faktor-faktor kognitif
  5. belajar kosakata merupakan kunci bagi pemahaman dan prodiksi ujaran.

    RECENT POSTS