Parameter Fisika

Parameter Fisika

Parameter FisikaParameter Fisika

Perubahan yang ditimbulkan parameter fisika dalam air limbah yaitu: padatan, kekeruhan, bau, temperatur, daya hantar listrik dan warna. Padatan terdiri dari bahan padat organik maupun anorganik yang larut, mengendap maupun suspensi. Akibat lain dari padatan ini menimbulkan tumbuhnya tanaman air tertentu dan dapat menjadi racun bagi makhluk lain.Pengukuran daya hantar listrik ini untuk melihat keseimbangan kimiawi dalam air dan pengaruhnya terhadap kehidupan biota.Warna timbul akibat suatu bahan terlarut atau tersuspensi dalam air, di samping adanya bahan pewarna tertentu yang kemungkinan mengandung logam berat. Bau disebabkan karena adanya campuran dari nitrogen, fospor, protein, sulfur, amoniak, dan zat organik lain.Temperatur air limbah akan mempengaruhi kecepatan reaksi hidrogen sulfida, carbon disulfida kimia serta tata kehidupan dalam air. Perubahan suhu memperlihatkan aktivitas kimiawi biologis pada benda padat dan gas dalam air.Pencemaran yang mulai mengakibatkan iritasi (gangguan) ringan pada panca indra dan tubuh serta telah menimbulkan kerusakan pada ekosisteml ain. Misalnya gas buangan kendaraan bermotor yan gmenyebabkan mata pedih.

  1. Parameter Biologi

Parameter biologi meliputi ada atau tidaknya pencemaran secara biologi berupa mikroorganisme, misalnya, bakteri coli, virus, bentos, dan plankton.jenis- jenis mikroorganisme di air yang tercemar seperti: Escherichia coli, Entamoeba coli, dan Salmonella thyposa.

Pada umumnya air yang tercemar mempunyai kandungan O2 sangat rendah, ini disebabkan oleh oksigen terlarut dalam air diserap oleh mikroorganisme untuk mendegradasi bahan buangan organik sehingga mengikuti reaksi oksidasi biasa atau menjadi bahan yang mudah menguap. Reaksi umum dari proses penguraian bahan organik dalam air yang membutuhkan oksigen sbb (Umar, 2012) :

  1. Oksidasi Bahan Organik :

(CH2O)n + nO  →  nCO2 + nH2O + nNH  panas

                         Enzim

  1. Sintesis Sel

(CH2O)n + NH3 + nO2  →  komponen sel + nCO2 + nH2O → Energi

          Enzim

  1. Oksidasi sel

Komponen sel + O2  →  nCO2 + nH2O + nNH3 → Energi

    Enzim

Langkah pencegahan pada prinsipnya mengurangi pencemar dari sumbernya untuk mencegah dampak lingkungan yang lebih berat. Di lingkungan yang terdekat, misalnya dengan mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan, menggunakan kembali (reuse) dan daur ulang (recycle).  Di bidang industri misalnya dengan mengurangi jumlah air yang dipakai, mengurangi jumlah limbah, dan mengurangi keberadaan zat kimia PBT (Persistent, Bioaccumulative, and Toxic), dan berangsur-angsur menggantinya dengan Green Chemistry (Ayu, 2011).

Sumber :

https://obatpenyakitherpes.id/kaspersky-bantah-dipakai-untuk-retas-komputer-intel-as/