Peran Indonesia dalam Globalisasi Ekonomi

Peran Indonesia dalam Globalisasi Ekonomi

Peran Indonesia dalam Globalisasi Ekonomi

Peran Indonesia dalam Globalisasi Ekonomi

Dalam globalisasi ekonomi Indonesia berperan aktif dalam berbagai lembaga ekonomi
internasional. Diantaranya adalah Bank Dunia, APEC, dan WTO. Indonesia juga
anggota organisasi negara-negara pengekspor minyak yang disebut OPEC
(Organization of Petroleum Exporting Countries). Namun karena
Indonesia saat ini merupakan pengimpor minyak, maka keanggotaannya sedang dikaji
lagi.

1. ADB

ADB merupakan singkatan dari Asian Development Bank. Artinya, Bank Pembangunan Asia. ADB adalah lembaga keuangan pembangunan multilateral. Tujuannya membantu upaya mengurangi tingkat kemiskinan di negara-negara kawasan Asia Pasifik (Aspas). Pemegang saham ADB terdiri dari berbagai negara. Jepang dan AS adalah pemegang saham terbesar. Tujuan utama ADB adalah memperbaiki tingkat kesejahteraan masyarakat di kawasan Aspas. Program bantuan ADB berhubungan langsung dengan tiga pilar utama strategi pengentasan
kemiskinan. Tiga pilar itu adalah:
a.       Pembangunan berkelanjutan
b.      Pembangunan social
c.       pemerintahan  yang baik.
2.  APEC
APEC merupakan singkatan dari Asia-Pacific Economic Cooperation. Lembaga ini merupakan forum kerja sama ekonomi. Anggotanya adalah negara-negara di kawasan Aspas, dibentuk pada tahun 1989. Tujuan kerja sama ini untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi kawasan. Keanggotaan APEC terdiri dari banyak negara, termasuk Indonesia. Perdagangan APEC mencapai 47 persen dari perdagangan dunia. Sejak pembentukannya, berbagai kegiatan APEC telah menghasilkan berbagai komitmen.

  1. Bank Dunia
    Bank Dunia atau World Bank adalah salah satu badan khusus PBB. Bank Dunia berdiri tahun 1944. Pada awalnya, fokus utama bantuan Bank Dunia diperuntukkan bagi rekonstruksi pasca Perang Dunia II. Namun saat ini, Bank Dunia menfokuskan kegiatan pada upaya penurunan angka kemiskinan. Bank Dunia merupakan sumber dana pembangunan terbesar bagi negara-negara di dunia. Kantor pusat Bank Dunia berada di Washington DC.
  2. WTO
    WTO merupakan singkatan dari World Trade Organization. Artinya, Organisasi Perdagangan Dunia. Organisasi ini memiliki kewenangan mengatur dan mengawasi persetujuan perdagangan bebas antar negara. WTO juga bertugas menjadi penengah bila terjadi perselisihan antara anggotanya. Organisasi ini resmi berdiri tahun 1995, menggantikan GATT (General Agreement on Tariffs and Trade). Artinya, Persetujuan Umum mengenai Tarif dan Perdagangan. GATT memuat aturan-aturan sistem perdagangan internasional.
    Indonesia telah menjadi anggota WTO sejak tahun 1995. Posisi dasar Indonesia pada beberapa masalah utama. Di bidang pertanian, yaitu memperjuangkan penurunan tarif produk pertanian di negara maju. Indonesia juga memperjuangkan penghapusan subsidi pertanian di negara maju. Di bidang jasa, Indonesia memperjuangkan perlindungan industri jasa di Negara berkembang. Hal ini mengingat melimpahnya impor jasa akibat liberalisasi perdagangan. Di bidang kesehatan, kita berupaya mendapatkan obat-obatan dengan harga murah.

Baca Juga :