Strategic position

Strategic position

Posisi ini  menentukan apakah keuntungan perusahaan di atas atau di bawah rata-rata industri. Suatu perusahaan yang dapat memposisikan diri dengan baik dapat memperoleh tingkat keuntungan yang tinggi meskipun struktur industri yang tidak menguntungkan. Analisis posisi strategic perusahaan bisa menghasilkan peluang-peluang untuk memperkuatnya dan gilirannya akan berdampak positif pada peningkatan posisi bersaing perusahaan. Dimana strategi posisi strategic memiliki tiga level:

  1. Competetif stance. Perubahan dari market follower ke market challenger dan ke market leader bakal memperkuat posisi perusahaan.
  2. Keunggulan kompettitif. Beberapa tindakan strategic bisa dilakukan, tergantung pada posisi awalnya:

v Dari undifferentiated menjadi low-cost atau differentiated

v Dari low-cost menjadi atau differentiated sebagai pimpinan produk.

v Dari differentiated menjadi low-cost dan diferensiasi tinggi dalam hal produk realisasi pelanggan.

  1. Market coverage. Perubahan dari unfocused position ke arah unfocused position bisa menjadi pilihan untuk memperkuat posisi strategic.
  2. Market position

Market position mengacu pada pengakuan dan persepsi pasar relevan terhadap posisi perusahaan dipasar yang dimasuki, menyangkut keberadaan dan produk perusahaan dibandingkan para pesaing. Pengakuan dan persepsi ini berdasarkan penilaian terhadap kualitas produk, rentang produk, ketersediaan, citra dan dimensi relavan lainnya

  1. Resources position

Elemen profitabilitas dan sumber daya dalam posisi kompetetif merupakan aspek internal bagi perusahaan, tetapi harus dievaluasi dan dinilai dalam kaitannya dengan profitabilitas dan sumber daya pesaing. Hal ini berkaitan dengan kemampuan perusahaan untuk mendanai dan melanjutkan strategi yang dipilih dalam kaitannya dengan posisi bersaing.


  1.  Strategi Perusahaan Internasional Dominan.

   Karakteristik utama perusahaan dominan adalah pangsa pasar yang secara signifikan lebih besar dibandingkan pesaing terdekat dipasar luar negeri. Tujuan utama perusahaan dominan adalah mempertahankan dan memperkuat posisi kompetitif  dimasa depan ,baik dipasar luar negeri maupun dipasar depan yang dipilih. Tujuan ini biasanya dicapai melalui 3 Cara yaitu:

  1. Memperkuat persepsi pasar

Pimpinan dominan harus memperkuat leader positioning-nya sebagai standar industry dalam benak konsumen,

  1.  Mengelola pasar.

Perusahaan dominan memiliki peluang terbesar untuk mengelola pasar dan persaingan melalui investasi dalam inisiatif-inisiatif baru.

  1. Mengembangkan market sensing dan competitive  intelligence

Perusahaan-perusahaan yang berusaha mengejar dominasi dipasar luar negeri memiliki dua rute sukses. Yang pertama, berfokus pada satu pasar luar negeri. Kedua, mengindentifikasi ceruk pasar atau pasar terspesialisasi dengan potensi global dan berusaha mendominasinya melalui lisensi atau waralaba.

Sumber :

https://superforex.co.id/bos-microsoft-sambangi-kantor-pusat-xiaomi-di-beijing/