Cara Tepat Merawat Kulit Bayi

Bayi terlahir dengan kulit yang lebih sensitif dibanding orang dewasa. Diketahui bahwa bayi yang membutuhkan perawatan kulit lebih berhati-hati agar tidak iritasi dan peradangan. Lantas, bagaimana cara merawat kulit bayi yang sensitif?

Mengapa kulit bayi sensitif?

baby shower
Selama 9 bulan pertama kehamilan, bayi dilindungi oleh lapisan lemak bernama vernix yang menempel di seluruh kulit. Lapisan ini aktif sebagai selimut untuk menjaga suhu tubuh bayi tetap lembab dan tidak abrasif meski disemprot dengan cairan ketuban udara.

Tidak ada kompilasi bayi lahir di dunia, perubahan suhu yang ekstrim dari lembab (lingkungan di dalam rahim) menjadi kering (udara luar) dapat menyebabkan kulit bayi cepat terkelupas.

“Dibandingkan dengan kulit orang dewasa, kulit bayi lebih tipis dan lebih sensitif terhadap perubahan yang terjadi di sekitarnya,” kata Dr. Srie Prihianti Sp.KK, dokter spesialis anak (dokter kulit) yang dibacakan tim Hello Sehat di kawasan Mega Kuningan, Senin (5/11).

Struktur jaringan kulit bayi masih panjang sehingga beberapa bagian udara di sekitarnya dapat dengan mudah menembus dan mengiritasi kulit. Selain itu, sistem perlindungan kulit bayi belum sepenuhnya dirancang untuk melawan zat yang masuk.

Kulit bayi yang kering dan sensitif dibuat mudah dibedakan dari kulit seperti gatal eksim dan iritasi. Penggunaan produk perawatan kulit bayi yang salah juga bisa menyebabkan masalah kulit jika tidak hati-hati. Ini beresiko tinggi karena gatal, kemerahan, kulit kering, dan sisik kering sementara harus diwarnai.

Tips merawat kulit bayi yang sensitif

Perkembangan bayi berusia 19 minggu
Sebelum Anda mengetahui tips perawatan kulit baru, Anda perlu tahu apa artinya perawatan kulit bayi yang sensitif, kata dr. Srie Prihianti Sp.KK.

Perawatan kulit bayi baru lahir harus:

  • Menjaga kelembaban kulit bayi.
  • Menjaga kesehatan kulit.
  • Mencegah iritasi atau alergi.

Setelah mengetahui tujuan perawatan kulit bayi, Anda dapat melakukan hal berikut:

1. Hati-hati memilih produk yang aman
Pilih produk perawatan kulit baru yang mengandung bahan organik. Selain itu, pilih produk berlabel hipoalergenik untuk memilih risiko alergi. Usahakan juga untuk memilih produk sabun dan sampo yang memiliki pH yang seimbang dengan tingkat pH air mata atau “indeks iritasi mata rendah” (label “pH seimbang”).

Jangan memilih produk mandi yang wangi, wangi, dan banyak pada umumnya karena bahan kimia yang bisa mengiritasi kulit

Jangan memilih sabun yang nantinya membuat kulit menjadi kasar, kata dr. Marie. Sabun yang membuat kulit menjadi kasar itu tandanya kulit sudah kering. Pilihlah sabun bayi yang benar-benar terasa lembut setelah diminum, karena ini tandanya sabun mengandung banyak pelembab.

2. Lakukan baby shower
Selama masa bayi masih lebih baik, jadi jangan langsung dihentikan. Secara umum, banyak ibu yang mengkhawatirkan adanya selaput lemak yang menempel di tubuh bayi segera setelah lahir. Sedangkan membran lemak bernama vernix caseosa berfungsi untuk melembabkan dan melindungi kulit dari infeksi dan alergi.

Banyak ahli kesehatan neonatal memberikan petunjuk kepada orang tua jadi tunggu sampai bayi mandi terlebih dahulu indikasi dan penting suhu bayi stabil, kurang lebih 2-4 jam setelah lahir.

Perhatikan juga metodenya. Bayi harus dimandikan di udara hangat (36-47ยบ Celcius) dengan cara merendam seluruh tubuh di bak mandi. Jangan memandikan bayi terlalu lama, minimal 10-15 menit. Saat mandi dalam waktu lama dapat menurunkan suhu tubuh bayi dan menyebabkan hipotermia.

3. Jangan lupa gunakan pelembab
Tidak hanya kulit orang dewasa yang harus dilembabkan dengan pelembab, bayi juga membutuhkannya. Terutama karena kulit bayi sangat kering dan sensitif.

Pelembap yang baik dapat membantu menjaga kadar udara di kulit segera setelah mandi. Pelembap juga berfungsi memperbaiki tekstur kulit bayi agar lebih lembut dan lentur.

Oleskan pelembab 2-3 menit setelah mandi saat kulit masih lembab dibasuh dengan udara. Trik ini akan lebih efektif dalam melembabkan kulit dengan mengoleskan pelembab saat kulit bayi sangat kering.

Jika kulit bayi Anda tidak sensitif atau normal, pilihlah pelembab jenis lotion. Jika kulit kering sensitif, pilih jenis krim.