Perbedaan Aktiva dan Pasiva

Dalam konsep dasar akuntansi terdapat istilah aset dan kata sandi yang perlu dipahami. Banyak pihak yang memiliki keterkaitan antara kedua hal tersebut perlu lebih didalami agar tidak merubah komponen aset dan paspor yang juga termasuk urusan bisnis perusahaan. Perbedaan antara aset dan tanggung jawab dalam akuntansi adalah sebagai berikut.

1. Pengertian Aktiva dan Pasiva

Aset atau properti adalah sumber daya ekonomi perusahaan untuk melakukan kegiatan operasional yang tunduk pada biaya transaksi sebelumnya dan keuntungan masa depan. Kekayaan suatu perusahaan berupa likuiditas (likuiditas) yang meliputi aktiva tetap, investasi jangka panjang, aktiva tetap, aktiva tidak ada, dan aktiva lainnya. Rumus properti adalah H (properti) = U (hutang) + M (modal).

Pasiva setiap pengorbanan ekonomi yang harus dilakukan perusahaan di masa depan. Pengorbanan tersebut menjadi rasa kewajiban dalam akuntansi yang mencakup hutang lancar dan hutang jangka panjang. Pasiva (tanggung jawab) sesuai dengan periode atau umur jangka panjang (tanggung jawab saat ini) dan jangka panjang (tanggung jawab jangka panjang).

2. Jenis Aktiva dan Pasiva

Jenis aset berikut adalah umum dalam contoh persamaan akuntansi dasar.

Aktiva Halus (Aktiva Lancar)
Aktiva lancar ini dapat dilikuidasi (diterbitkan) tidak lebih dari 1 tahun atau selama 1 siklus akuntansi. Kas lancar (kas) aset, sekuritas (surat berharga), piutang usaha (piutang), piutang piutang (piutang), pembayaran kembali hutang atau pendapatan (pendapatan dibayar), sekolah atau biaya dibayar dimuka (biaya prabayar), peralatan (perlengkapan ), dan merchandise (inventaris merchandise).

Investasi Jangka Panjang (Long Term Investment)
Investasi jangka panjang adalah berinvestasi di perusahaan dalam jangka panjang dan menghasilkan keuntungan perusahaan.

Aset Tetap (Aset Tetap)
Aset tetap dimiliki oleh perusahaan dengan umur ekonomi tertentu, yaitu lebih dari satu tahun yang dapat digunakan untuk kegiatan operasional dan tidak untuk dijual. Contoh aset tetap antara lain tanah (tanah), ruko atau gedung (gedung), mesin (mesin), perlengkapan toko (perlengkapan toko), perlengkapan transportasi (perlengkapan perkapalan), dan perlengkapan kantor (perlengkapan kantor).

Aset Tetap (Aset Tetap)
Aset ini adalah hak istimewa yang dimiliki oleh perusahaan dengan nilai tertentu, tidak memiliki bentuk fisik. Aset tetap utuh termasuk manfaat, paten, hak cipta, merek dagang, sewa guna, dan waralaba.

Dikutip dari blog.malavida.co.id Jenis kata sandinya adalah sebagai berikut.

Utang jangka pendek
Hutang jangka pendek memiliki masa hubungan satu tahun yang harus segera dilunasi. Jenis hutang jangka pendek antara lain hutang atau hutang tagihan, hutang dagang (hutang dagang), hutang biaya, hutang jangka panjang, dan modal (modal). Modal berasal dari selisih atau nilai aset dan kewajiban yang diperoleh entitas perusahaan.

Hukum Administrasi Negara

Sejarah Hukum Administrasi Negara Belanda disebut dengan Recht Administration atau Bestuursrecht yang artinya Administrasi Lingkungan / Lingkungan di luar badan legislatif dan peradilan. Ada beberapa istilah lain seperti dalam bahasa Perancis disebut Droit Administratif, dalam bahasa Inggris disebut Kode Hukum, dalam bahasa Jerman disebut Verwaltung recht.

Di Indonesia ada banyak istilah untuk kursus ini.

E. Utrecht dalam bukunya yang berjudul Pengantar Hukum Hukum pada edisi pertama menggunakan istilah hukum administrasi Indonesia, kemudian pada edisi kedua menggunakan istilah Hukum Administrasi Indonesia, dan pada edisi ketiga menggunakan istilah Hukum Administrasi Indonesia.
Wirjono Prajokodikoro, dalam sebuah artikel di majalah hukum tahun 1952, menggunakan istilah “Bisnis Pemerintah”.
Djuial Haesen Koesoemaatmadja dalam bukunya Pokok-Pokok Hukum Tata Usaha Negara, menggunakan istilah Hukum Tata Usaha Negara karena alasan-alasan menurut Undang-Undang Dasar Kehakiman No. 14 Tahun 1970.
Prajudi Armosudidjo, saat berdiri pada Musyawarah Nasional Persahi 1972 di Prapat menggunakan istilah Pengadilan Tata Usaha Negara.
W.F. Prins dalam bukunya Inhiding in het Administratif recht van Indonesia, menggunakan istilah Hukum Tata Usaha Negara Indonesia.
Staf Dosen Fakultas Hukum Negara Seluruh Indonesia pada bulan Maret 1973 di Cirebon, pilihan sebaiknya menggunakan istilah Hukum Tata Usaha Negara dengan alasan Hukum Tata Usaha Negara mempunyai arti yang lebih luas dan sesuai dengan perkembangan masa depan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Deklarasi Pendidikan 1972, tentang Pedoman Kurikulum Minimum untuk Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta, menggunakan istilah tersebut. Pemerintah (HTP).
Kekuatan Yudisial No. 14 Tahun 1970 dan TAP MPR No. II / 1983 dalam GBHN menggunakan ketentuan Undang-Undang Negara.
Surat Keputusan Menteri Pendidikan No. 31 tahun 1983, tentang kurikulum Program Inti Magister Pendidikan Hukum dengan menggunakan istilah Hukum Hukum Nasional.

Sejarah Hukum Hukum Nasional

Sejarah Undang-Undang Administrasi Negara (HAN) atau Undang-Undang Administrasi Negara (HTUN) atau Undang-Undang Pemerintahan (HTP) di Belanda dimasukkan ke dalam Konstitusi Negara yang disebut Staats en Administratiefrecht.

Pada tahun 1946 di Universitas Amsterdam, diadakan pemisahan mata kuliah Administrasi Nasional dari mata kuliah Hukum Tata Negara, dan Mr. Sayuran merupakan prinsipal yang mengangkat tema Undang-Undang Administrasi Negara. Pada tahun 1948, Universitas Leiden berada di sebelah Universitas Amsterdam yang memisahkan Hukum Administrasi Negara dari Konstitusi Negara yang diberikan oleh Kranenburg.

Di Indonesia sebelum perang kedua di Rechtshogeschool di Jakarta diberikan salah satu mata kuliah di Staats en administratiefrecht yang diberikan oleh Bp. Logemann sampai tahun 1941. Baru pada tahun 1946 Universitas Indonesia berdasarkan Undang-Undang dan Undang-Undang Dasar Negara Jakarta diberikan tersendiri.

Sumber: https://blog.malavida.co.id

KLASIFIKASI HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

KLASIFIKASI HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

KLASIFIKASI HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL
KLASIFIKASI HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

Berdasarkan WIPO hak atas kekayaan

intelaktual dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu hak cipta ( copyright ) , dan hak kekayaan industri (industrial property right).

Hak kekayaan industry ( industrial property right ) adalah hak yang mengatur segala sesuatu tentang milik perindustrian, terutama yang mengatur perlindungan hukum.

Hak kekayaan industry ( industrial property right ) berdasarkan pasal 1 Konvensi Paris mengenai perlindungan Hak Kekayaan Industri Tahun 1883 yang telah di amandemen pada tanggal 2 Oktober 1979, meliputi

  1. Paten
  2. Merek
  3. Varietas tanaman
  4. Rahasia dagang
  5. Desain industry
  6. Desain tata letak sirkuit terpadu

 

DASAR HUKUM HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

  • UU Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta
  • UU Nomor 6 Tahun 1982 tentang Hak Cipta (Lembaran Negara RI Tahun 1982 Nomor 15)
  • UU Nomor 7 Tahun 1987 tentang Perubahan atas UU Nomor 6 Tahun 1982 tentang Hak Cipta (Lembaran Negara RI Tahun 1987 Nomor 42)
  • UU Nomor 12 Tahun 1997 tentang Perubahan atas UU Nomor 6 Tahun 1982 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 7 Tahun 1987 (Lembaran Negara RI Tahun 1997 Nomor 29)

Baca Juga :

Rumusan Pancasila Sebagai Dasar Negara

Rumusan Pancasila Sebagai Dasar Negara

Rumusan Pancasila sebagai Dasar Negara Indonesia adalah sebagai berikut:

A. Menurut Mr. Muhammad Yamin pada sidang BPUPKI tanggal 29 Mei 1945:

1. Peri Kebangsaan
2. Peri Kemanusiaan
3. Peri Ketuhanan
4. Peri Kerakyatan
5. Kesejahteraan Rakyat

Setelah menyampaikan pidatonya, Mr. Muhammad Yamin menyampaikan usul tercantum naskah Rancangan Undang-Undang Dasar. Di dalam Pembukaan Rancangan UUD itu tercantum rumusan lima asas basic negara yang berbunyi sebagai berikut:

1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kabangsaan Persatuan Indonesia
3. Rasa Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

B. Menurut Mr. Soepomo pada tanggal 31 Mei 1945:

1. Paham Negara Kesatuan
2. Perhubungan Negara dengan Agama
3. Sistem Badan Permusyawaratan
4. Sosialisasi Negara
5. Hubungan antar-Bangsa

C. Menurut Ir. Soekarno dalam sidang BPUPKI tanggal 1 Juni 1945:

1. Kebangsaan Indonesia
2. Internasionalisme atau Perikemanusiaan
3. Mufakat atau Demokrasi
4. Kesejahteraan Sosial
5. Ketuhanan yang berkebudayaan

D. Menurut Panitia Kecil pada sidang PPKI tanggal 22 Juni 1945:

1. Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya
2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

E. Rumusan akhir Pancasila yang ditetapkan tanggal 18 Agustus 1945 dalam sidang PPKI:

1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia


Sumber: https://mitranet.co.id/perkuat-grabpay-grab-tunjuk-mantan-managing-director-line/

Asal-usul Nama Indonesia

Asal-usul Nama Indonesia

Asal-usul Nama Indonesia – Yang dimaksud bersama dengan Indonesia ialah Indonesia di dalam pengertian geografis dan bangsa. Menurut pengertian geogiafis, Indonesia berarti bagian bumi yang membentang dari 95°-141° Bujur Timur, dan 6° Lintang Utara hingga 11 Lintang Selatan. Sedangkan Indonesia di dalam arti bangsa yang secara politik, ekonomi, dan sosial budaya di dalam lokasi tersebut.

Istilah Indonesia untuk pertama

kalinya ditemukan oleh seorang pakar etnologi Inggris bernama James Richardson Logan terhadap th. 1850 di dalam ilmu bumi. Istilah Indonesia digunakan terhitung oleh G.W. Earl di dalam bidang etnologi. G.W. Earl menyebut Indonesians dan Melayunesians bagi masyarakat Kepulauan Melayu.

Pada th. 1862 istilah Indonesia digunakan oleh orang Inggris bemama Maxwell di dalam karangannya berjudul The Island of Indonesia (Kepulauan Indonesia) di dalam hubungannya bersama dengan ilmu bumi. Istilah Indonesia tambah kondang saat seorang pakar etnologi Jerman bernama Adolf Bastian memanfaatkan istilah Indonesia terhadap th. 1884 di dalam hubungannya bersama dengan etnologi.
Kata Indonesia berasal dari kata Latin indus yang berarti Hindia dan kata Yunani nesos yang berarti pulau, nesioi (jamak) berarti pulau-pulau. Dengan demilcian, kata Indonesia berarti pulau-pulau Hindia.

Indonesia dikenal pula bersama dengan sebutan Nusantara. Kata Nusantara berasal dari bhs Jawa Kuno, yakni nusa yang berarti pulau dan antara yang berarti hubungan. Jadi, Nusantara berarti kronologis pulau-pulau.

Bangsa Indonesia pertama kali memanfaatkan nama Indonesia secara politik. Istilah Indonesia untuk pertama kalinya digunakan oleh Perhimpunan Indonesia, yakni organisasi yang didirikan oleh pelajar-pelajar Indonesia di Negeri Belanda terhadap th. 1908. Organisasi berikut pertama kali benama Indische Vereeniging. Kemudian nama itu diganti menjadi Indonesische Vereeniging terhadap th. 1922. Selanjutnya terhadap th. 1922 terhitung namanya diganti Perhimpunan Indonesia.

Pada th. 1928 Kongres Pemuda II di Jakarta memanfaatkan istilah Indonesia di dalam pertalian bersama dengan persatuan bangsa. Kongres Pemuda berikut terhadap tanggal 28 Oktober 1928 menghasilkan Sumpah Pemuda yang di dalamnya tercantum nama Indonesia. Istilah Indonesia secara resmi digunakan sebagai nama negara kita terhadap tanggal 17 Agustus 1945 bersama dengan proklamasi kemerdekaan Indonesia.


Sumber: https://vds.co.id/youtube-jaring-kreator-konten-luar-jakarta/

ALIH TEKHNOLOGI

ALIH TEKHNOLOGI

ALIH TEKHNOLOGI
ALIH TEKHNOLOGI

Alih Teknologi

Pengalihan kemampuan memanfaatkan dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi antar lembaga, badan, atau orang, baik yang berada dilingkungan dalam negeri maupun yang berasal dari luar negeri ke dalam negeri dan sebaliknya.

Mekanisme Alih Teknologi yang Berlaku

Alih teknologi dari suatu negara kenegara lain, umumnya dari negara maju berkembang dapat dilakukan dengan berbagai cara tergantung pada macamnya bantuan teknologi yang dibutuhkan. Teknologi dapat dipindahkan melalui cara sebagai berikut.5

  1. Memperkerjakan tenaga-tenaga ahli perorangan.

Dengan cara ini negara berkembang bisa dengan mudah mendapatkan teknologi,yang berupa teknik dan proses manufacturing yang tidak dipatenkan. Cara ini hanya cocok untuk industri kecil dan menenqah.

  1. Menyelenggarakan suplai dari mesin-mesin dan alat equipment lainnya. Suplai ini dapat dilakukan dengan kontrak tersendiri.
  2. Perjanjian lisensi dalam teknologi si pemilik teknologi dapat memudahkan teknologi dengan memberikan hak kepada setiap orang/badan untuk melaksanakan teknologi dengan suatu lisensi.

Kebijaksanaan pemerintah menerbitkan ketentuan perundang-undangan tentang penanaman modal asing merupakan langkah awal bagi Indonesia untuk melakukan kerjasama dengan pihak asing yang termasuk didalamnya pengalihan teknologi.

Alih teknologi pada kenyataannya harus dibeli dengan harga tinggi. Teknologi pada hakekatnya telah menjadi komoditi yang mahal dan langka karena banyak diminta, keadaan tersebut makin tertampilkan karena alih teknologi Penanaman Modal Asing selalu dikaitkan dengan bidang yang menjadi otoritas IPR (Intelektual Property Right). IPR telah larut dalam tahap pemilihan teknologi yang digunakan, pada tahap produksi dan begitu pula pada saat produk dipasarkan. Bahkan disinyalir IPR telah menjadi komoditi dagang itu sendiri.


Baca Juga :

Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen Sumber Daya Manusia
Manajemen Sumber Daya Manusia

Pengertian Kinerja

Kinerja seorang karyawan merupakan hal yang bersifat individual, karena setiap karyawan mempunyai tingkat kemampuan yang berbeda – beda dalam mengerjakan tugasnya. Pihak manajemen dapat mengukur karyawan atas unjuk kerjanyaberdasarkan kinerja dari masing – masing karyawan. Kinerja adalah sebuah aksi, bukan kejadian. Aksi kinerja itu sendiri terdiri dari banyak komponen dan bukan merupakan hasil yang dapat dilihat pada saat itu juga. Pada dasarnya kinerja merupakan sesuatu hal yang bersifat individual, karena setiap karyawan memiliki tingkat kemampuan yang berbeda dalam mengerjakan tugasnya. Kinerja tergantung pada kombinasi antara kemampuan, usaha, dan kesempatan yang diperoleh. Hal ini berarti bahwa kinerja merupakan hasil kerja karyawan dalam bekerja untuk periode
waktu tertentu dan penekanannya pada hasil kerja yang diselesaikan karyawan dalam periode waktu tertentu. (Timpe, 1993, p. 3).
Performance is defined as the record of outcomes produced on a specified job function or activity during a specified time period. Performance on the job as a whole would be equal to the sum (or average) of performace on the critical or essential job functions. The functions have to do with the work which is performed and not with the characteristic of the person performing. (Williams, 1998, p. 75).
Berdasarkan keterangan di atas dapat pula diartikan bahwa kinerja adalah sebagai seluruh hasil yang diproduksi pada fungsi pekerjaan atau aktivitas khusus selama periode khusus. Kinerja keseluruhan pada pekerjaan adalah sama dengan jumlah atau rata – rata kinerja pada fungsi pekerjaan yang penting. Fungsi yang berkaitan dengan pekerjaan tersebut akan dilakukan dan tidak dilakukan dengan karakteristik kinerja individu. Pendapat di atas didukung oleh pernyataan dari Sunarto (2003), yaitu :
Kinerja yang tinggi dapat tercapai oleh karena kepercayaan (trust) timbal balik yang tinggi di antara anggota – anggotanya artinya para anggota mempercayai integritas, karakteristik, dan kemampuan setiap anggota lain. Untuk mencapai kinerja yang tinggi memerlukan waktu lama untuk membangunnya, memerlukan kepercayaan, dan menuntut perhatian yang seksama dari pihak manajemen.


Sumber: https://businessnews.id/aktivis-desak-apple-hapus-permainan-perang-narkoba-filipina/

Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kinerja

Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kinerja

Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Kinerja
Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kinerja

Menurut Timpe (1993) faktor – faktor yang mempengaruhi kinerja, yaitu (p.33) :

1. Kinerja baik dipengaruhi oleh dua faktor :

a. Internal (pribadi)
-Kemampuan tinggi
-Kerja keras
b. Eksternal (lingkungan)
-Pekerjaan mudah
-Nasib baik
-Bantuan dari rekan – rekan
-Pemimpin yang baik

2. Kinerja jelek dipengaruhi dua faktor :
a. Internal (pribadi)
-Kemampuan rendah
-Upaya sedikit
b. Eksternal (lingkungan)
-Pekerjaan sulit
-Nasib buruk
-Rekan – rekan kerja tidak produktif
-Pemimpin yang tidak simpatik


Sumber: https://menitpertama.id/mencoba-kamera-ganda-xiaomi-mi-a1/

  Karbon di lautan

  Karbon di lautan

Laut mengandung sekitar 36.000 gigaton karbon, dimana sebagian besar dalam bentuk ion bikarbonat. Karbon anorganik, yaitu senyawa karbon tanpa ikatan karbon-karbon atau karbon-hidrogen, adalah penting dalam reaksinya di dalam air. Pertukaran karbon ini menjadi penting dalam mengontrol pH di laut dan juga dapat berubah sebagai sumber (source) atau lubuk (sink) karbon. Pada daerah upwelling, karbon dilepaskan ke atmosfer. Sebaliknya, pada daerah downwelling karbon (CO2) berpindah dari atmosfer ke lautan. Pada saat CO2 memasuki lautan, asam karbonat terbentuk:

CO2 + H2O ⇌ H2CO3

Reaksi ini memiliki sifat dua arah, mencapai sebuah kesetimbangan kimia. Reaksi lainnya yang penting dalam mengontrol nilai pH lautan adalah pelepasan ion hidrogen dan bikarbonat. Reaksi ini mengontrol perubahan yang besar pada pH:

H2CO3 ⇌ H+ + HCO3

Hubungan antara produsen dan konsumen dalam kaitannya dengan siklus karbon dan mutlak diperlukan dalam suatu ekosistem untuk menjaga kestabilannya. Di lingkungan terbuka, sangat sulit untuk menentukan faktor apa yang mempengaruhi hubungan tersebut karena terdapat banyak faktor yang mempengaruhinya. Dalam siklus karbon, atom karbon terus mengalir dari produsen ke konsumen dalam bentuk molekul CO2 dan karbohidrat, sedangkan energi foton matahari digunakan sebagai pemasok energi yang utama. Produsen memerlukan CO2 yang dihasilkan konsumen untuk melakukan fotosintesis. Dari kegiatan fotosintesis tersebut, produsen dapat menyediakan karbohidrat dan oksigen yang diperlukan oleh konsumen dalam kehidupan langsung (Novarro, 2010).

Salah satu cara untuk melihat hubungan produsen dan konsumen dalam pemakaian dan poduksi karbon dalam air dapat dilakukan dengan Uji Bromtimol Biru. Bromtimol biru merupakan suatu larutan indicator yang berwana biru dalam larutan basa dan kuning dalam larutan asam. Gas karbondioksida akan membentuk asam jika dilarutkan dalam air. Perubahan warna pada perlakuan disebabkan oleh perubahan kandungan karbondioksida yang ada dalam air. Kadar karbondioksida akan berkurang apabila terjadi proses fotosintesis oleh tumbuhan. Sebaliknya kadar karbondioksida akan meningkat kalau terjadi proses respirasi (Umar, 2012).

Organisme hidup dapat dibagi menjadi dua golongan utama menurut bentuk energi kimia karbon yang diperlukan dari lingkungannya. Organisme autotrof dapat mempergunakan karbondioksida dari atmosfer sebagai satu-satunya sumber karbon untuk membangun semua biomolekul yang mengandung karbon. Contohnya adalah baktei fotosintetik dan sel hijau daun tumbuhan. Organisme heterotrof tidak mempergunakan karbondioksida dari atmosfer dan harus memperoleh karbon dari lingkungan dalam bentuk molekul organik yang relatif kompleks, seperti glukosa. Hewan dan hampir semua mikroorganisme adalah organisme heterotrof. Organisme autotrof bersifat dapat mencukupi diri sendiri, sedangkan organisme heterotrof memerlukan karbon dalam bentuk yang lebih kompleks yang dibentuk dari organisme lain (Lehninger, 1991).

RECENT POSTS

Tata Teknik Pentas

Tata Teknik Pentas

Tata Teknik Pentas

Tata Teknik Pentas Adalah

Cara bagaimana membuat menyusun pentas atau tempat pertunjukan / Cara menata panggung atau tempat pertunjukan.

Jadi tata teknik pentas adalah cara menata panggung untuk sebuah pertunjukan. Seorang yang melakukan tata teknik pentas atau penataan sebuah panggung disebut sebagai seorang kreator. Sebelum melakukan sebuah penataan alangkah lebih tepatnya bila seorang kreator mempunyai konsep untuk melandasi penataan yang akan dilakukan pada sebuah pertunjukan,dimana konsep merupakan sebuah kompas yang mampu memberikan suatu petunjuk dan gambaran bagi seorang penata panggung.

Suatu konsep dapat kita buat dengan merancang atau membahas tentang pertunjukan apa yang akan dipertujukan atau dipentaskan. Misal katakan saja kita akan mementaskan sebuah pertujukan tari, tari yang dimaksud disini adalah tari kontenporer kemudian setelah itu kita akan menentukan tema yang akan diangkat, misal temanya tentang sebuah permainan rakyat,permainan rakyat yang seperti apa yang akan diangkat dan permainan rakyat daerah mana.

Cara Menata : Terlebih dahulu merancang / membuat konsep setelahnya mengarah pada Teknik perencanaan apa yang akan dibuat sehingga menjadi sebuah tempat pertunjukan.

Perencanaan : Contoh perencanaan Pentas / Pertunjukan untuk Tari, Pertunjukan Tari seperti apa kita Buat, Sebut saja KONTEMPORER kemudian pemilihan Tema / Cerita Pada Tarian, Setelahnya masuk pada Material yang digunakan Seperti

Ø  KOSTUM,

Ø  MAKE- UP,

Ø  PROFERTI,

Ø  HAND PROFERTI,

Ø  SET PROFERTI,

Ø  CAHAYA,

Ø  SOUND SISTEM, AKUSTIK.

Penata Pentas : Pentas / Pertunjukan yang mau diselenggarakan Menurut kebutuhan , Pentas / Pertunjukan diselenggarakn IN DOOR (Lingkungan / Alam) / OUT DOOR (Gedung Pertunjukan),


Baca Juga :