5 Cara Atasi Jerawat Bandel Secara Alami

5 Cara Atasi Jerawat Bandel Secara Alami

5 Cara Atasi Jerawat Bandel Secara Alami
5 Cara Atasi Jerawat Bandel Secara Alami

kepercayaan diri. Sebagai solusinya Anda mungkin sering mencari produk anti-acne (anti jerawat). Tetapi tidak jarang, produk perawatan yang ditawarkan di pasaran tak mampu menghentikan timbulnya jerawat.

Dibanding mengobati, lebih baik mencegah timbulnya jerawat tersebut dengan cara alami. Kuncinya ada di gaya hidup kita. Simak tipsnya dalam enam langkah yang dikutip dari Carefair.com berikut ini.

1. Perbanyak makan bawang putih
Bawang putih dapat menghancurkan bakteri merugikan di pori-pori kulit. Selain itu bawang putih juga berfungsi meningkatkan sistem kekebalan tubuh, temasuk kulit. Sehingga timbulnya jerawat pun dapat dicegah.

2. Sinari kulit dengan matahari
Kulit memerlukan sinar matahari supaya terjaga kesehatannya sehingga sel-selnya dapat aktif secara sempurna. Biarkan kulit terkena sinar matahari pagi paling tidak 15 menit setiap harinya.

3. Olahraga dan tidur cukup
Stres yang Anda alami setiap hari juga akan memicu ketidakseimbangan hormon dan berakhir pada timbulnya jerawat. Olahraga dan tidur yang cukup akan membantu tubuh menstabilkan kembali hormon-hormon Anda.

4. Cuci muka dengan air hangat
Jerawat dapat timbul karena kotoran yang mengendap di pori-pori. Air hangat akan membuat pori-pori terbuka untuk sementara, sehingga sabun khusus wajah Anda bisa membersihkan kulit secara maksimal. Setelah bersih, basuh kembali wajah Anda dengan air biasa, agar pori-pori kembali menutup.

5. Bersihkan tubuh dari racun
Makanan yang kurang bersih dan polusi yang kita alami setiap hari dapat menjadi racun dan merangsang timbulnya jerawat di kulit. Cara membuang racun (detoksifikasi) yang alami adalah dengan meminum air putih yang cukup setiap hari. Racun-racun yang mengendap di dalam tubuh akan keluar bersama kotoran dan keringat, sehingga jerawat pun tak timbul.

Sumber : https://41914110003.blog.mercubuana.ac.id/contoh-makalah-pengantar-bisnis/

Salep

Salep

Screenshot_1
Salep

Salep adalah sediaan setengah padat ditujukan untuk pemakaian topikal pada kulit atau selaput lendir (FI ed IV). Bahan obatnya larut atau terdispersi homogen dalam dasar salep yang cocok (FI ed III). Salep tidak boleh berbau tengik. Kecuali dinyatakan lain kadar bahan obat dalam salep yang mengandung obat keras atau narkotik adalah 10 % ( Anief, 2005).

Fungsi salep adalah :
a. Sebagai bahan pembawa substansi obat untuk pengobatan kulit
b. Sebagai bahan pelumas pada kulit
c. Sebagai pelindung untuk kulit yaitu mencegah kontak permukaan kulit dengan larutan berair dan rangsang kulit ( Anief, 2005).

Kualitas dasar salep meliputi:

a. Stabil, selama masih dipakai mengobati. Maka salep harus bebas dari inkompatibilitas, stabil pada suhu kamar dan kelembaban yang ada dalam kamar.
b. Lunak, yaitu semua zat dalam keadaan halus dan seluruh produk menjadi lunak dan homogen. Sebab salep digunakan untuk kulit yang teriritasi,inflamasi dan ekskloriasi.
c. Mudah dipakai, umumnya salep tipe emulsi adalah yang paling mudah dipakai dan dihilangkan dari kulit.
d. Dasar salep yang cocok yaitu dasar salep harus kompatibel secara fisika dan kimia dengan obat yang dikandungnya. Dasar salep tidak boleh merusak atau menghambat aksi terapi dari obat yang mampu melepas obatnya pada daerah yang diobati.
e. Terdistribusi merata, obat harus terdistribusi merata melalui dasar salep padat atau cair pada pengobatan (Anief, 2005).

Persyaratan salep menurut FI ed III
1. Pemerian
Tidak boleh berbau tengik
2. Kadar
Kecuali dinyatakan lain dan untuk salep yang mengandung obat keras atau narkotik, kadar bahan obat adalah 10 %.
3. Dasar salep
4. Homogenitas

Jika salep dioleskan pada sekeping kaca atau bahan transparan lain yang cocok, harus menunjukkan susunan yang homogen.
5. Penandaan
Pada etiket harus tertera “obat luar” (Syamsuni, 2005).

Salep dapat digolongkan berdasarkan konsistensi, sifat farmakologi, bahan dasarnya dan formularium nasional antara lain:

1. Menurut konsistensi salep
a. Unguenta
Salep yang memiliki konsistensi seperti mentega, tidak mencair pada suhu biasa, tetapi mudah dioleskan
b. Krim ( cream )
Salep yang banyak mengandung air, mudah diserap kulit, suatu tipe yang dapat dicuci dengan air
c. Pasta
Salep yang mengandung lebih dari 50% zat padat ( serbuk) berupa suatu salep tebal karena merupakan penutup/pelindung bagian kulit yang diolesi.
d. Cerata
Salep berlemak yang mengandung persentase lilin ( wax) yang tinggi sehingga konsistensinya lebih keras ( ceratum labiale )
e. Gelones / spumae/ jelly
Salep yang lebih halus, umumnya cair , dan sedikit mengandung atau tidak mengandung mukosa ; sebagai pelicin atau basis, biasanya berupa campuran sederhana yang terdiri dari minyak dan lemak dengan titik lebur rendah. Contoh : starch jelly ( amilum 10% dengan air mendidih).

2. Menurut sifat farmakologi / terapetik dan penetrasinya
a. Salep epidermik ( epidermic ointment , salep penutup )
Salep ini berguna untuk melindungi kulit, menghasilkan efek lokal dan untuk meredakan rangsangan / anestesi lokal ; tidak diabsorbsi ; kadang-kadang ditambahkan antiseptik atau astringent. Dasar salep yang baik untuk jenis salep ini adalah senyawa hidrokarbon.
b. Salep endodermik
Salep yang bahan obatnya menembus ke dalam tubuh melalui kulit, tetapi tidak melalui kulit ; terabsorbsi sebagian dan digunakan untuk melunakkan kulit atau selaput lendir. Dasar salep yang terbaik adalah minyak lemak.
c. Salep diadermik
Salep yang bahan obatnya menembus ke dalam tubuh melalui kulit untuk mencapai efek yang diinginkan. Misalnya, salep yang mengandung senyawa merkuri iodida atau belladona.

3. Menurut dasar salepnya
a. Dasar salep hidrofobik
Salep yang tidak suka air atau salep yang dasar salepnya berlemak ( greassy bases ) : tidak dapat dicuci dengan air. Misalnya, campuran lemak-lemak , minyak lemak, malam.
b. Dasar salep hidrofilik
Salep yang suka air atau kuat menarik air, biasanya mempunyai dasar salep tipe o/w.
4. Menurut formularium nasional
a. Dasar salep 1 ( dasar salep senyawa h drokarbon)
b. Dasar salep 2 ( dasar salep serap )
c. Dasar salep 3 ( dasar salep yang dapat dicuci dengan air atau dasar salep emulsi o/w)
d. Dasar salep 4 ( dasar salep yang larut dalam air )

Sumber : https://bestoftheyear.in/5-bollywood-celebrities-who-have-studied-abroad/

Aktivitas Pendukung Pengembangan Akuntansi

Aktivitas Pendukung Pengembangan Akuntansi

Aktivitas Pendukung Pengembangan Akuntansi
Aktivitas Pendukung Pengembangan Akuntansi

    Pengembangan akuntansi internasional dibantu secara ekstensif oleh sejumlah badan pemerintah, asosiasi akuntansi professional, dan institusi. Aktivitas pendukung di luar pergerakan standar internasional secara umum diklasifikasikan sebagai berikut :

  1. Organisasi-organisasi regional

            Organisasi regional telah terbentuk mulai dari pantai pasifik hingga Afrika Barat. Organisasi-organisasi ini berlaku sebagai penyangga antara kepentingan-kepentingan nasional yang kaku dengan kepentingankepentingan internasional yang luas. Organisasi regional ini merupakan kelompok-kelompok akuntan professional yang bervariasi dalam jumlah dan efektifitasnya.

  1. Institusi-institusi

            Institusi-institusi yang mendukung akuntansi internasional meliputi parlemenparlemen dan universitas-universitas di seluruh dunia, serta eksekutifeksekutif keuangan dan analis-analis keuangan. Dukungan yang datang dari institusi pendukung tersebut justru lebih kuat dari organisasi-organisasi regional

Dari pembahasan diatas, maka dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut :

  1. Akuntansi saat ini menyediakan informasi bagi pasar modal-pasar modal besar, baik domestik maupun internasional. Akuntansi telah meluas kedalam area konsultasi manajemen dan melibatkanlebih besar porsi teknologi informasi dalam sistem dan prosedurnya. Dengan demikian akuntansi jelas tanggap terhadap stimulus lingkungan.

            Menurut Choi dan Muller (1998; 1) Bahwa ada tiga kekuatan utama yang mendorong     bidang                         akuntansi internasional kedalam dimensi internasional yang terus             tumbuh, yaitu (1) faktor             lingkungan, (2) Internasionalisasi dari disiplin akuntansi,     dan (3) Internasionalisasi dari profesi             akuntansi. Ketiga faktor tersebut dalam        perjalanan/perkembangan akuntansi sangat berperan        dan menentukan arah dari            teori akuntansi yang selama bertahuntahun dan dekade banyak para         ahli             mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk mengembangkan teori akuntansi dan             ternyata             mengalami kegagalan dan haltersebut menyebabkan terjadinya evolusi    dari ”theorizing” ke             “Conceptualizing”.

Baca Juga :

Disiplin Independen

Disiplin Independen

Disiplin Independen
Disiplin Independen

 Menganggap akuntansi sebagai fungsi jasa dari bisnis memberikan ruang yang cukup untuk menyimpulkan bahwa akuntansi dapat membangun kerangka yang berguna bagi dirinya yang disaring dari proses bisnis yang dilayaninya. Jika hal ini mungkin dilakukan, maka dukungan konseptual dari suatu disiplin seperti ekonomi tidak dibutuhkan. Akuntansi dengan kata lain , bergantung pada dirinya menjadi suatu disiplin yang independen.

Keseragaman Akuntansi

Ada tiga pendekatan praktis atas pola pengembangan keseragaman akuntansi :

  1. Pendekatan bisnis

            Dalam pendekatan ini, keseragaman akuntansi ditujukan secara khusus kepada pemakai-pemakai tertentu data akuntansi. Pendekatan ini mempertimbangkan secara penuh karakteristik-karakteristik bisnis dan lingkungan bisnis tempat dimana data dikumpulkan, diproses dan dikomunikasikan. Pendekatan ini merupakan suatu pendekatan pragmatis yang sangat bergantung pada konvensi dan paling sering dipakai dalam perancangan bagan-bagan akun terpisah yang seragam, yaitu bagi suatu cabang industri atau perdagangan.

  1. Pendekatan ekonomi

            Pendekatan ekonomi bagi keseragaman akuntansi pada dasarnya adalah pendekatan makro. Pendekatan ini mengakaitkan akuntansi dengan kebijakan publik. Badan-badan hukum dan peraturan publik digunakan untuk menjalankan sistem yang telah terbentuk dalam pola pengembangan seperti itu. Pertimbanganpertimabangan akuntansi teknis berada pada tingkatan kedua, dan pertimbanganpertimbangan kebijakan nasional berada pada tingkatan paling atas.

  1. Pendekatan teknis

            Pendekatan akuntansi teknis atas pengembangan keseragaman merupakan pekerjaan para akademisi. Pendekatan ini bersifat analitis, dimana pendekatan ini berusaha memperoleh keseragaman dari prinsip-prinsip dasar pembukuan double entry. Pendekatan ini juga merupakan pendekatan umum karena perhatian langsung diberikan kepada karakteristik-karakteristik bisnis tertentu daritransaksi-transaksi akuntansi atau proses akuntansi. Terakhir, orientasi yang luas dari pendekatan ini pada hakekatnya bersifat teoritis.

Wolk & Tearney, (1992; 578) menggagas, bahwa secara teoritis ada tiga model yang disodorkan untuk menyeragamkan pemahaman mengenai akuntansi internasional, yaitu :

  1. Absolute uniformity
  2. Circumstantial uniformity
  3. Purposive uniformity

            Absolute uniformity, berarti satu set standar akuntansi yang baik dalam satu format pelaporan keuangan akan berlaku di seluruh komunitas ekonomiinternasional tanpa membeda-bedakan keadaan ekonomi dan kebutuhan pemakai. Circumstantial uniformity, berdasarkan basis transnasional yang mengijinkan perbedaan metode akuntansi yang digunakan dimana keberadaan akuntansi ditunjukan. Sedangkan Purposive uniformity, akan mempertimbangkan kedua keadaan perbedaan yang mendasarinya seperti halnya kebutuhan pemakai yang berbeda dan manfaatnya.

  1. Pengembangan yang didasarkan pada Kerangka-Kerangka Konseptual

            Sejak berdiri tahun 1973, FASB telah memulai upaya utamanya untuk membentuk kerangka konseptual bagi akuntansi keuangan. Kerangka konseptual dan dikembangkan tersebut menggunakan dasar pikiran akuntansi sebagai suatu disiplin independen. Faktor-faktor internal atau intrinsic dari akuntansi disusun secara hirarkis dan berhubungan secara horizontal dalam usaha untuk mengembangkan struktur internal yang komprehensif dan konsisten bagi semua aspek disiplin akuntansi keuangan. William C. Norby membuat model keseluruhan kerangka konseptual tersebut menjadi sebuah pyramid yang saling berhubungan.

  1. Kebutuhan Akuntansi dari negara berkembang

            Perhatian akuntansi di negara berkembang meliputi; (1) tipe sistem akuntansi yang sedang dibutuhkan dan (2) pendidikan dan sarana lalin apa yang harus dipakai Negara sedang berkembang untuk memperbanyak akuntan terlatih. Dalam kategori pertama, sistem akuntansi Negara berkembang seharusnya dibuat dan dijalankan sesuai dengan yang mereka butuhkan dan dianggap tepat. Atau dengan mengkaitkan faktor lingkungan dengan karakteristik akuntansi dan dianjurkan bahwa seharusnya sistem akuntansi terkait dengan lingkungan lokal. Cara yang lain adalah dengan transfer teknologi akuntansi negara maju yang dilakukan secara selektif. Choi et. al (1998 ; 49) menjelaskan aktivitas-aktivitas akuntansi di Negara berkembang secara sederhana menjadi 9 sistem yaitu meliputi Anglophone, ASEAN, Negara-negara Asia Pasifik, Cina, Erofa timur, Francophone, Mediterania, Timur tengah, dan Amerika Selatan.

  1. Fungsi Akuntansi dalam ekonomi terpusat

            Perbedaan yang mendasar antara ekonomi pasar dan ekonomi terpusat adalah bahwa dalam ekonomi terpusat, semua aktivitas ekonomi yang substantive dikelola oleh pemerintah. Misalnya dalam kontrak kerjasama patungan antara sebuah perusahaan Rusia dan sebuah perusahaan barat, otoritas Rusia akanmenentukan nilai tukar yang akan digunakan anatara ruble dan mata uang barat yang terlibat, tak peduli nilai tukar tidak resmi atau nilai tukar gelap. Dengan kata lain, dalam ekonomi yang dikelola total oleh pemerintah , semua harga (dan biaya) ditentukan secara arbriter agar sesuai dengan berbagai kebijakan pemerintah karena pasar terbuka dan harga pasar tidak ada. Sebagai konsekuensinya, semua pengukuran akuntansi juga tergantung pada jumlah moneter yang ditentukan secara semu ini.

            Choi et. al (1998 ; 52) menggambarkan perbedaan fungsi akuntansi dari ekonom pasar dan ekonomi pusat dilihat dari struktur organisasi, pembukuan, pengendalian dan audit, dan referensi-referensi untuk follow up.

Sumber : https://cs.byu.edu/job-posting/understanding-juridical-basis-education

Pola Mikroekonomis

Pola Mikroekonomis

Pola Mikroekonomis
Pola Mikroekonomis

Ekonomi yang berorientasi pada pasar, termasuk ekonomi yang tidak begitu banyak mendapat campur tangan administrasi pemerintah pusat, mempercayakan sebagian besar kesejahteraan ekonomi kepada aktivitas-aktivitas bisnis dari indvidu-individu dan masing-masing perusahaan bisnis. Dengan demikian, dalam ekonomi ini,terdapat suatu orientasi fundamental yang mengarah pada setiap sel dari akivitas ekonomi. Hal ini begitu berurat berakar di organisasi-organisasi ekonomi barat dimana orientasi ini berlaku bagi banyak proses bisnis, hukum, legislative dan sosial. Dengan aktivitas-aktivitas swasta dan bisnis sebagai inti urusan dalam ekonomi yang berorientasi kepada pasar dan dengan akuntansi melakukan fungsi jasa bagi bisnis dan perusahaan-perusahaan bisnis, tampaknya wajar saja bahwa akuntansi akan

mengorientasikan dirinya kepada pertimbangan-pertimbangan mikro yang sama, yang telah terbentuknya secara mapan dalam lingkungannya.

Beberapa pernyataan yang berkaitan dengan pola ini menyangkut :

  1. Perusahaan menyediakan titik-titik vokal bagi aktivitas-aktivitas ekonomi
  2. Kebijakan utama perusahaan bisnis adalah untuk menjamin kelangsungan hidupnya.
  3. Optimasi dalam pengertian ekonomi adalah kebijakkan terbaik perusahaan untuk bertahan
  4. Akuntansi, sebagai cabang ekonomi bisnis, mendapatkan konsep-konsep dan aplikasi aplikasinya dari analisis ekonomi.

            Konsep akuntansi utama dalam pola pengembangan yang didasarkan pada mikro ekonomi adalah bahwa proses akuntansi harus mempertahankan secara konstan jumlahinvestasi modal moneter dalam perusahaan dalam nilai riil.

Sumber : https://mentors.teachable.com/blog/189222/understanding-learning-outcomes-according-to-experts

Khofifah: Unhasy Kampus Keislaman yang Punya Tim Robotika Hebat

Khofifah: Unhasy Kampus Keislaman yang Punya Tim Robotika Hebat

Khofifah Unhasy Kampus Keislaman yang Punya Tim Robotika Hebat
Khofifah Unhasy Kampus Keislaman yang Punya Tim Robotika Hebat

Menjawab tantangan perkembangan revolusi industri 4.0, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyebut kemajuan Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy) Tebuireng, Jombang sangat menggembirakan.

Hal itu dikatakan Khofifah saat menghadiri Wisuda ke-28 Unhasy yang diikuti 546 wisudawan dari D3 (ke-1), S1 (ke-28) dan S2 (ke-15), Sabtu (26/10/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga meresmikan gedung kampus C dan

peletakan batu pertama pembangunan gedung Laboratorium Robotika, sekaligus sebagai persembahan Unhasy pada peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun ini.
Baca Juga:

Hari Pertama Ngantor, Khofifah Ingin Ruang Kerjanya Jadi Pusat Data
Kali Pertama Gus Ipul Bertemu Khofifah, Ini yang Dibahas
Pemprov Minta Risma Tetapkan Lumpur Kutisari Status Darurat
Pemprov Jatim Gratiskan Bea Balik Nama dan Denda Administratif Kendaraan Bermotor Mulai 23 September-14 Desember 2019
Pemprov Jatim Buka Rekrutmen 1.817 Formasi CPNS, Apa Saja?

Khofifah mencontohkan, pada September lalu, mahasiswa program studi

Teknologi Informasi dan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi Unhasy, mengikuti kontes Robot Terbang Nasional 2019 yang digelar Kemenristek Dikti di Lapter AL di Grati, Pasuruan.

“Unhasy sebagai pendatang baru mampu menunjukkan kemajuan yang luar biasa. Mampu bersaing dengan berbagai perguruan tinggi besar di bidang teknologi, seperti ITB, ITS, UGM, UI, Unair, UB,” kata Khofifah.

Dalam kontes tersebut, Unhasy meraih tiga penghargaan sekaligus. Dalam

Kategori Fixed Wing (FW) sebagai pendatang baru terbaik, kategori rancing plane (RP) sebagai pilot terbaik, serta Unhasy satu-satunya perguruan tinggi yang dapat penghargaan wing penerbang dari kepala Lanudal di Surabaya.

 

Baca Juga :

MTQ Jatim di Tuban, Jumlah Kafilah Melebihi MTQ Nasional

MTQ Jatim di Tuban, Jumlah Kafilah Melebihi MTQ Nasional

MTQ Jatim di Tuban, Jumlah Kafilah Melebihi MTQ Nasional
MTQ Jatim di Tuban, Jumlah Kafilah Melebihi MTQ Nasional

Pembukaan kegiatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Jawa Timur yang ke 28 tahun 2019 yang berlangsung di alun-alun Kabupaten Tuban berlangsung sangat meriah dengan dihadiri ribuan santri dan juga masyarakat umum warga Tuban, Sabtu (26/10/2019) malam.

Event MTQ Jatim tersebut dibuka secara langsung oleh Gubernur Jawa Timur didampingi Ketua DPRD Jatim, Bupati Tuban dan anggota DPR RI dari Kabupaten Tuban, Ratna Juwita Sari. Yang mana kegiatan MTQ Jatim 2019 ini dikatakan lebih meriah dan peserta MTQ juga lebih banyak dibandingkan dengan MTQ Nasional.

Ketua Panitia MTQ Jatim 2019, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ yang berlangsung di Kabupaten Tuban itu jumlah pesertanya sebanyak 1.788 orang dari 38 kontingen kabupaten/kota yang ada di Jawa Timur. Yakni dengan rincian jumlah peserta lomba 1.327 orang dan sisanya adalah official.
Baca Juga:

Target Juara Umum MTQ Jatim, Gresik Bawa 75 Kafilah

Anas Harap MTQ Jadi Ajang Kampanye Al-Quran ke Generasi Milenial
Jadi Tuan Rumah MTQ Jatim, Ini Hasil Sementara Perolehan Kafilah Tuban
Bupati Kediri Lepas Kontingen Kafilah MTQ Tingkat Jatim
Jokowi Undang Syamsuri Firdaus Juara MTQ Internasional ke Istana

“Dalam MTQ Jatim ke 28 ini kami mengambil tema melalui MTQ kita bangkitkan pemahaman Al-Qur’an untuk kemajuan bangsa. Ini jumlah pesertanya sebanyak 1.788 orang dan ini melebihi dari jumlah peserta dalam MTQ Nasional,” ungkap KH Abdul Hamid Abdulloh, Ketua Panitia MTQ Jatim 2019 saat memberikan sambutan.

Pembukaan MTQ tahun 2019 dimeriahkan dengan penampilan Wali band dan

Tarian Rampak Pesisir yang dibawakan 200 siswa SMA/SMK se Kabupaten Tuban. Tampak masyarakat kabupaten Tuban dari sejumlah kecamatan memadati alun-alun sejak sore.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa,menyampaikan apresiasi atas antusias warga Kabupaten Tuban yang menyambut gelaran MTQ ini. Gubernur juga mengajak masyarakat untuk memahami dan mengamalkan kaidah Al-Qur’an, pasalnya dengan pengamalan Al-Qur’an akan menciptakan masyarakat saling menghormati.

“Selain menjadi pemahama, maka MTQ ini juga menjadi pengautan untuk

mengamalkan Al-Qur’an. Setelah kita dalam posisi mengamalkan maka yang terbangun diantara kita adalah ayolah berbaik-baik satu dengan yang lain, jangan sampai ada gesekan yang bisa menimbulkan sesuatu yang tidak kita inginkan,” ungkap Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur.

 

Baca Juga :

IKA ITS Jatim Adakan Festival Dolanan Sepuluh Nopember Piala Gubernur

IKA ITS Jatim Adakan Festival Dolanan Sepuluh Nopember Piala Gubernur

IKA ITS Jatim Adakan Festival Dolanan Sepuluh Nopember Piala Gubernur
IKA ITS Jatim Adakan Festival Dolanan Sepuluh Nopember Piala Gubernur

Ikatan Alumni ITS Pengurus Wilayah Jatim mengadakan Festival Dolanan

Sepuluh Nopember dengan memperebutkan total hadiah puluhan juta rupiah, piala gubernur plus doorprize. Acara diadakan di Taman Alumni ITS pada Sabtu (26/10/2019) hari ini.

Festival Dolanan terdiri dari lomba musik patrol, gobak sodor dan bentengan. Ini juga dalam rangka Dies Natalis ITS. Festival diikuti oleh mahasiswa ITS dan pelajar SMA/SMK se-Surabaya.

“Kami mengadakan festival dolanan, dolanan ini adalah permainan tempo dulu.

Di mana dolanan ini mengandung makna sebuah kebersamaan, kerja sama dalam keguyuban. Kemudian, kedua, melatih untuk memiliki daya saing. Seperti gobak sodor, ini kan pertandingan untuk melatih memiliki daya saing,” kata Ketua IKA ITS PW Jatim, Wahid Wahyudi kepada wartawan.

Wahid yang juga Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Sekdaprov Jatim

ini menjelaskan, dengan festival dolanan ini yang paling penting adalah mempertemukan secara fisik. “Era sekarang ini di era teknologi digital sangat mengurangi pertemuan fisik. Oleh karena itu, keterpaduan atau kolaborasi antara dolanan dengan permainan di era teknologi digital ini sangat dibutuhkan, agar hidup itu berimbang,” jelasnya.

 

Sumber :

http://sitialfiah.blogs.uny.ac.id/landasan-bimbingan-dan-konseling/

Cara Mahasiswa Universitas Jember Merevitalisasi TPA Sampah

Cara Mahasiswa Universitas Jember Merevitalisasi TPA Sampah

Cara Mahasiswa Universitas Jember Merevitalisasi TPA Sampah
Cara Mahasiswa Universitas Jember Merevitalisasi TPA Sampah

Tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Kecamatan Pakusari di Kabupaten

Jember, Jawa Timur, membutuhkan revitalisasi. Tiga mahasiswa Universitas Jember punya caranya.

Keinginan merevitalisasi TPA Pakusari ini tak lepas dari kondisi di sana. Tiga mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Jember Muhammad Miftah, Maheza Sebastian, dan Ratih Wulandari sempat meninjau lokasi. Di sana terlihat sampah tidak pernah diolah, hanya ditumpuk begitu saja hingga menggunung.

Padahal TPA Pakusari telah memiliki alat pengolah sampah, namun alat-alat itu

terbengkalai. “Saat observasi di lokasi, kami melihat tidak ada petugas yang mengoperasikan peralatan pengolah sampah, entah mengapa,” kata Miftah, sebagaimana dilansir Humas Unej, Jumat (25/10/2019).

“Dari penuturan warga sekitar, alat pengolah gas metana juga ada. Tapi tidak dipakai salah satu alasannya karena warga sekitar enggan memakai gas metana yang dihasilkan dari pengolahan sampah. Untuk itu perlu revitalisasi menyeluruh di TPA Pakusari,” kata Miftah.

“Bayangkan dalam sehari ada 140 ton sampah yang masuk ke TPA Pakusari.

Sayangnya pengolahan sampah menjadi pupuk kompos dan gas metana di sana berhenti. Jika hal ini dibiarkan maka bisa dibayangkan dalam waktu dekat TPA Pakusari tak akan mampu menampung sampah warga Jember lagi,” kata Miftah.

 

Sumber :

http://sitialfiah.blogs.uny.ac.id/landasan-bimbingan-dan-konseling/

Masuki Pancaroba, Warga Surabaya Harus Waspadai DBD

Masuki Pancaroba, Warga Surabaya Harus Waspadai DBD

Masuki Pancaroba, Warga Surabaya Harus Waspadai DBD
Masuki Pancaroba, Warga Surabaya Harus Waspadai DBD

Mendekati pergantian musim kemarau ke penghujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada. Pasalnya, dampak yang ditimbulkan dari datangnya musim pancaroba ini tidak bisa diprediksi sebelumnya.

Salah satunya adalah datangnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengimbau kepada seluruh masyarakat

agar mewaspadai potensi-potensi yang dapat menimbulkan dampak negatif dari datangnya musim pancaroba ini. Seperti, kebakaran akibat konsleting listrik, kebocoran atap rumah, hingga datangnya penyakit DBD.

“Mendekati musim hujan saya berharap seluruh warga itu mengecek semua instalasi listrik-listrik itu, ngecek talang-talang (atap) semua supaya tidak bocor, ngecek kaleng-kaleng itu, biasanya nyamuk-nyamuk datang ketika musim hujan,” kata Wali Kota Risma.
Baca Juga:

Premi BPJS Naik, Rekan Indonesia: Bukti Jokowi Tidak Pro Rakyat Kecil

Bertambah Lagi, Jumlah Penderita Kini Jadi 958 Orang
RSGM Unair Sukses Operasi Ortogenetik Pertama di Indonesia
Stunting Terjadi Bukan Hanya dari Keluarga Miskin

Selain itu, Wali Kota Risma juga menyampaikan kepada masyarakat agar mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan ketika berkendara di saat turun hujan. Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat agar membawa jas hujan setiap saat.

“Karena itu kita harus tahu benar bagaimana memanfaatkan waktu dengan

baik. Tidak usah malu sekarang ini pakai jas hujan, jangan sampai kemudian waktu kita terbuang untuk ngiyup (berteduh), untuk berhenti. Tapi kalau hujan itu deras dan menghalangi pandangan, baru tidak apa-apa (berteduh),” ujarnya

 

Sumber :

http://blog.ub.ac.id/petrusarjuna/makalah-pendidikan-islam/