Tingkatkan Riset Teknologi Maritim, DMU Gandeng ITS

Tingkatkan Riset Teknologi Maritim, DMU Gandeng ITS

Tingkatkan Riset Teknologi Maritim, DMU Gandeng ITS
Tingkatkan Riset Teknologi Maritim, DMU Gandeng ITS

Sebagai center of excellence bidang teknologi kemaritiman di Indonesia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya banyak menarik perhatian berbagai perguruan tinggi asing untuk melakukan kerja sama. Salah satunya adalah perguruan tinggi terbesar bidang kemaritiman di China, Dalian Maritime University (DMU), yang sepakat menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan ITS, Senin (4/6), di Gedung Rektorat ITS.

Prof Dr Ir Ketut Buda Artana ST MSc, Wakil Rektor IV ITS bidang Penelitian,

Inovasi dan Kerja Sama mengatakan, akan ada beberapa program yang akan dijalankan antara ITS dengan DMU. Namun, dalam waktu dekat ini yang akan dilaksanakan terlebih dahulu adalah program pertukaran mahasiswa dan dosen antar kedua perguruan tinggi.

Selain program pertukaran tersebut, ITS dan DMU juga akan melakukan kerja sama dalam bidang riset teknologi, khususnya dalam bidang kemaritiman. “Kami sangat bangga dapat bekerja sama dengan DMU ini, tentunya tidak hanya dengan Fakultas Teknologi Kelautan saja, MoU ini juga sangat terbuka untuk bidang lain dalam pengembangannya,” jelas alumnus doktoral Kobe University, Jepang ini. Ia mencontohkan, bisa dalam bidang ICT (Information and Communication Technology), elektronika dan engineering.

BACA JUGA – Hernowo dan Kekagumannya pada Pramoedya

Ketut juga menambahkan, saat ini pemerintah Indonesia sedang menjalin kerja

sama erat dengan pemerintahan China, khususnya di bidang industri. Sementara yang sedang berjalan salah satunya di bidang kelautan yaitu proyek besar Jalur Sutra China, yang ingin menghubungkan negara tirai bambu tersebut dengan negara-negara di ASEAN melalui jalur laut.

“Itu kesepakatan dalam level pemerintah, tentunya kesepakatan itu juga harus

didukung oleh perguruan tinggi. Di sini, ITS ingin mengambil peran untuk turut berperan dalam kerja sama tersebut untuk mensukseskannya,” ujar pria yang juga menjabat sebagai International Standing Committee for Japan Institute of Marine Engineering itu.

 

Sumber :

https://centrenet.centre.edu/ICS/New_Campus_Life/Student_Organizations/Campus_Groups/Gardening_Club/Discussion.jnz?portlet=Forums&screen=PostView&screenType=change&id=c76388b3-cef4-4069-a329-94243938d03d

ITS Fasilitasi Balitbanghub Tingkatkan Penelitian Berbasis Riset

ITS Fasilitasi Balitbanghub Tingkatkan Penelitian Berbasis Riset

ITS Fasilitasi Balitbanghub Tingkatkan Penelitian Berbasis Riset
ITS Fasilitasi Balitbanghub Tingkatkan Penelitian Berbasis Riset

Menindaklanjuti Memorandum of Understanding (MoU) yang sudah terjalin dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan (Balitbanghub) Kementerian Perhubungan RI melakukan evaluasi sejumlah kerja sama yang telah dilakukan selama ini.

Kepala Balitbanghub Kementerian Perhubungan RI, Ir Sugihardjo MSi mengatakan, pihaknya ingin lebih banyak kerja sama di bidang penelitian yang berbasis riset (research based). “Karena ITS sebagai perguruan tinggi center of excellent yang tidak hanya di Jawa Timur namun juga di Indonesia Timur, kita menginginkan adanya kerja sama di bidang penelitian yang berbasis riset,” tutur Sugihardjo pada acara diskusi internal dengan jajaran pimpinan ITS di Gedung Rektorat ITS, Kamis (31/5).

Ke depannya, lanjut Sugihardjo, hasil-hasil penelitian tersebut diharapkan dapat diterapkan pada pengambilan kebijakan dan penerapan pada pengembangan iptek baik di lingkungan kampus ITS maupun Kementerian Perhubungan RI.

Pada acara yang dihadiri pula oleh Kepala Puslitbang Perhubungan Udara dan

Kepala Puslitbang Perhubungan Laut itu, Sugihardjo yang baru menjabat selama satu bulan ini menjelaskan, kajian-kajian Balitbanghub selama ini banyak yang beririsan (hampir sama) dengan kajian Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan. “Seharusnya ada hal yang membedakan antara kajian yang dihasilkan Dirjen Perhubungan dengan Balitbanghub,” ujar pria yang pernah mendapatkan penghargaan Satya Lancana Karya Satya 30 Tahun dari pemerintah ini.

BACA JUGA – Kado HUT Surabaya, ITS Resmikan Taman Air Mancur Menari

Sebagai Kepala Badan yang baru, ia menekankan, ke depannya Balitbanghub harus mendasarkan penelitiannya pada research based di mana fakta dan datanya harus akurat. Dari hasil pengamatan, akar permasalahan yang dimiliki Batlibanghub dalam penelitian selama ini adalah dikarenakan tidak memiliki laboratorium riset sendiri. “Laboratorium itu baik lab fisik maupun lab policy-nya tidak ada,” ujar mantan Sekjen Perhubungan ini.

Di sisi lain, imbuhnya, Batlitbanghub juga tidak bisa menunggu pembangunan

laboratorium hingga selesai untuk terus melakukan risetnya. “Saya menyampaikan kepada teman-teman kalau kita tidak punya lab, ya bukan berarti kajian-kajian kita tidak bisa research based, makanya kita menggandeng ITS sebagai partner kerja sama,” ungkap mantan Ketua Sekolah Tinggi Transportasi Darat ini.

Sementara itu, kerja sama yang sudah berjalan dan menghasilkan antara

Balitbanghub dengan ITS selama ini adalah penelitian pengembangan prototype peralatan untuk mendeteksi Wind Shear di Bandar Udara (Bandara), penelitian pengembangan prototype peralatan untuk mengukur ketinggian genangan air di Landas Pacu, dan kebutuhan subsidi kapal feeder pada trayek tol laut di Pulau Natuna.

Ke depan, pihak Balitbanghub juga menginginkan adanya kerja sama di bidang standarisasi desain kapal. Sugihardjo menjelaskan lagi bahwa yang selama ini terjadi, pembangunan-pembangunan kapal di lingkungan Dirjen Perhubungan Laut jumlahnya sampai ratusan, namun untuk standarisasi desain kapal itu masih belum ada.

 

Sumber :

https://centrenet.centre.edu/ICS/New_Campus_Life/Student_Organizations/Campus_Groups/Gardening_Club/Discussion.jnz?portlet=Forums&screen=PostView&screenType=change&id=c76388b3-cef4-4069-a329-94243938d03d

ITS Tawarkan Inovasi Teknologi Keselamatan Maritim Global pada MASTIC 2018

ITS Tawarkan Inovasi Teknologi Keselamatan Maritim Global pada MASTIC 2018

ITS Tawarkan Inovasi Teknologi Keselamatan Maritim Global pada MASTIC 2018
ITS Tawarkan Inovasi Teknologi Keselamatan Maritim Global pada MASTIC 2018

Gelaran Maritime Safety International Conference (MASTIC) 2018 yang diadakan Departemen Teknik Sistem Perkapalan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya masih berlangsung, Selasa (10/7), di Bintang Resort, Kuta, Bali. Pada hari kedua ini, sebagai keynote speaker dari ITS, giliran Prof Dr Ir Ketut Buda Artana ST MSc menjelaskan perihal menjaga keselamatan operasi kapal dan instalasi kelautan.

Ia mengatakan, keselamatan lalu lintas laut telah menjadi isu penelitian penting

di beberapa tahun terakhir karena tingginya angka kecelakaan maritim, terutama pada kasus tabrakan kapal laut. “Berdasarkan data statistik Lloyd’s List Intelligence Casualty Statistics, kerugian tertinggi yang diakibatkan kecelakaan kapal pada rentang tahun 2007-2016, terdapat di Laut China Selatan, Indochina, Indonesia termasuk di dalamnya dan juga Filipina,” ungkap pria lulusan S3 Kobe University, Jepang ini.

Indonesia sebagai negara yang masih memiliki angka kecelakaan maritim yang

tinggi, Ketut mencontohkan permasalahan yang terjadi di Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) sebagai akses menuju pelabuhan terbesar kedua di Indonesia, yaitu Tanjung Perak. APBS dikenal sebagai jalur padat lalu-lintas laut. Serta terdapat banyak instalasi pipa minyak dan gas milik berbagai macam perusahaan. “Yang menjadi masalah adalah risiko terjadinya kecelakaan kapal yang melibatkan pipa-pipa tersebut,” ujarnya.

Menurut Ketut, pipa bawah laut yang berada di wilayah APBS yang hanya berjarak sekitar 100 meter di bawah permukaan laut sangat berisiko, jika ada kapal karam dan akhirnya mengenai pipa. Atau juga ketika jangkar diturunkan dapat mengenai pipa bawah laut tersebut dan mengakibatkan dampak yang lebih besar.

“Seperti contoh kasus di teluk Balikpapan beberapa bulan lalu, jangkar kapal

yang terbawah arus mengenai pipa minyak milik PT Pertamina dan menyebabkan kebakaran besar,” kata Guru Besar Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) ITS ini.

Untuk itu, sebagai institusi pendidikan yang menjadi poros maritim di Indonesia Timur, seperti yang diketahui, ITS telah mengembangkan sebuah solusi global untuk meminimalisasi kemungkinan bahaya-bahaya tersebut dengan teknologi yang sudah dipublikasikan yaitu Automatic Identification System ITS (AISITS), di depan para pemerhati dunia maritim global.

 

Sumber :

https://my.mac.edu/ICS/Campus_Life/Campus_Groups/MacMurray_College_Choir/Discussion.jnz?portlet=Forums&screen=PostView&screenType=change&id=6ac110c3-9423-45b0-8977-6c5342bff9cf

ITS Peringkat Dua Terbaik dalam Produktivitas Publikasi Internasional

ITS Peringkat Dua Terbaik dalam Produktivitas Publikasi Internasional

ITS Peringkat Dua Terbaik dalam Produktivitas Publikasi Internasional
ITS Peringkat Dua Terbaik dalam Produktivitas Publikasi Internasional

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya terus menunjukkan prestasi yang membanggakan. Kali ini, ITS berhasil meraih penghargaan tertinggi kedua sebagai institusi dengan produktivitas publikasi internasional bereputasi tahun 2017-2018 dalam ajang Science and Technology Index (Sinta) Award yang diadakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITS, Prof Dr Adi Soeprijanto MT, menjelaskan bahwa Sinta merupakan portal yang berisi tentang pengukuran kinerja ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang meliputi kinerja peneliti, penulis, author, kinerja jurnal, dan kinerja institusi iptek. Hal tersebut berguna untuk mendorong para dosen dari setiap institusi melakukan budaya publikasi ilmiah.

Menurut Adi, nilai yang berhasil diperoleh ITS yakni 1,23 (rasio dokumen per dosen). Penilaian dilakukan dengan cara membagi jumlah publikasi internasional bereputasi dalam tahun 2017 sampai 2018 dengan jumlah total dosen tetap yang ada di ITS. “ITS memiliki 973 dosen tetap dengan 1.202 publikasi ilmiah yang terindex scopus selama dua tahun tersebut,” jelasnya.

BACA JUGA – Tim Sapuangin ITS Lolos DWC Grand Final

Terkait perolehan nilai tersebut, lebih lanjut Adi memaparkan, terdapat

sembilan langkah yang dilakukan ITS sebelumnya untuk menghasilkan publikasi sebanyak itu. Yakni, memberikan insentif publikasi dosen, meningkatkan jumlah dana penelitian lokal, meningkatkan kerjasama penelitian, dan mengembangkan skema pendanaan baru.

“Pengembangan skema pendanaan baru meliputi KP (Kerjasama Penelitian), KMPI (Klinik Makalah Publikasi Internasional), PAP (Program Asisten Peneliti), dan BPUP (Beasiswa Pascasarjana Untuk Peneliti),” sambung dosen Teknik Elektro ini.

Selain itu, menurut Adi, juga terdapat progam pengembangan dan peningkatan

Publikasi Online ITS (POMITS), peningkatan kinerja laboratorium melalui Lab Based Education (LBE), pengembangan program percepatan publikasi perbaikan sistem monitoring dan evaluasi, serta pengefektifan seminar internasional dan jurnal ITS.

“Sembilan langkah tersebut kami lakukan sebaik mungkin, karena peran publikasi ilmiah sangat penting dalam membantu menyebarkan manfaat penelitian ke dunia luar,” beber mantan Direktur Pascasarjana ITS ini.

Selain meraih penghargaan bergengsi tersebut, salah satu dosen peneliti ITS juga

berhasil menyabet penghargaan di ajang Sinta Award ini. Yaitu penulis dengan jumlah publikasi tertinggi 2016-2018 kategori Perguruan TInggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) atas nama Prof Drs Ec Ir Riyanarto Sarno MSc PhD. Atas usahanya, dosen Departemen Informatika ITS ini, memperoleh skor Sinta 34,83 dan berhasil mengantarkannya menjadi pemenang ketiga.

 

Sumber :

https://my.mac.edu/ICS/Campus_Life/Campus_Groups/MacMurray_College_Choir/Discussion.jnz?portlet=Forums&screen=PostView&screenType=change&id=6ac110c3-9423-45b0-8977-6c5342bff9cf

Menyematkan File Pdf, Doc dan Ppt Ke Dalam Blogger

Menyematkan File Pdf, Doc dan Ppt Ke Dalam Blogger

Menyematkan File Pdf, Doc dan Ppt Ke Dalam Blogger
Menyematkan File Pdf, Doc dan Ppt Ke Dalam Blogger

Di sini saya ingin mencoba berbagi ilmu bagaimana menyematakan file doc, pdf atau ppt di halaman web Anda. Berikut tutorialnya:

1. Masuk ke https://docs.google.com/ lalu login ke google account, apabila anda belum memiliki google account, anda bisa mendaftar terlebih dahulu

2. Setelah login, unggah file yang ingin ditampilkan dengan mengklik

3. Setelah selesai, buka file yang telah di unggah lalu Klik File – Pilih tampilan Publikasikan Ke Web sebagai berikut

4. Lalu copy link yang berada di kolom Sematkan Kode seperti gambar berikut :

dan paste kan di halaman HTML blog Anda dengan mengubah resolusi gambar dengan height dan width yang sesuai.

Baca Juga :

Ekstrim Pemrograman

Ekstrim Pemrograman

Ekstrim Pemrograman
Ekstrim Pemrograman

Unit pengujian adalah dasar dari pemrograman ekstrim, yang bergantung pada kerangka unit testing otomatis. Kerangka unit otomatis pengujian dapat berupa pihak ketiga, misalnya, xUnit, atau dibuat dalam kelompok pengembangan.

Pemrograman ekstrim menggunakan penciptaan unit test untuk test-driven. Pengembang menulis tes unit yang mengekspos baik persyaratan perangkat lunak atau cacat. Tes ini akan gagal karena baik persyaratan belum diimplementasikan, atau karena sengaja mengekspos cacat dalam kode yang ada. Kemudian, pengembang menulis kode sederhana untuk membuat tes, bersama dengan tes lainnya, lulus.

Kode yang paling dalam suatu sistem satuan diuji, tetapi belum tentu semua jalan melalui kode. Ekstrim pemrograman mandat “uji segala sesuatu yang mungkin dapat mematahkan” strategi, atas “menguji setiap jalur eksekusi” tradisional metode. Hal ini menyebabkan pengembang untuk mengembangkan tes yang lebih sedikit daripada metode klasik, tapi ini bukan masalah, lebih merupakan penyajian kembali fakta, sebagai metode klasik jarang pernah diikuti metodis cukup untuk semua path eksekusi telah diuji secara menyeluruh. [Rujukan?] pemrograman ekstrim hanya mengakui bahwa tes ini jarang lengkap (karena sering terlalu mahal dan memakan waktu layak secara ekonomi) dan menyediakan panduan tentang cara efektif memfokuskan sumber daya terbatas.

Krusial, kode tes dianggap sebagai proyek artefak kelas satu dalam hal itu dipertahankan pada kualitas yang sama seperti kode implementasi, dengan semua duplikasi dihapus. Pengembang merilis kode unit pengujian untuk repositori kode dalam hubungannya dengan kode itu tes. Unit testing menyeluruh pemrograman ekstrim ini memungkinkan manfaat yang disebutkan di atas, seperti pengembangan kode sederhana dan lebih percaya diri dan refactoring, integrasi kode disederhanakan, dokumentasi yang akurat, dan desain modular lebih. Tes ini satuan juga terus berjalan sebagai bentuk uji regresi.

Unit pengujian juga penting untuk konsep Desain Muncul. Sebagai Desain Muncul sangat tergantung pada Refactoring, unit test adalah komponen integral [6].

6.2 Teknik

Unit pengujian umumnya otomatis, tetapi masih mungkin dilakukan secara manual. IEEE tidak mendukung salah satu dari yang lain. [7] Pendekatan manual untuk unit testing dapat mempekerjakan dokumen langkah-demi-langkah instruksional. Namun demikian, tujuan dalam unit testing adalah untuk mengisolasi unit dan memvalidasi kebenaran nya. Otomasi adalah efisien untuk mencapai hal ini, dan memungkinkan banyak manfaat yang tercantum dalam artikel ini. Sebaliknya, jika tidak direncanakan dengan hati-hati, unit panduan ujian ceroboh dapat mengeksekusi sebagai kasus uji integrasi yang melibatkan banyak komponen perangkat lunak, dan dengan demikian menghalangi pencapaian kebanyakan jika tidak semua tujuan yang ditetapkan untuk unit testing.

Untuk sepenuhnya menyadari efek isolasi sementara dengan menggunakan pendekatan otomatis, unit atau badan yang diuji kode dijalankan dalam kerangka luar lingkungan alamnya. Dengan kata lain, dieksekusi di luar produk atau konteks menyerukan yang awalnya dibuat. Pengujian sedemikian secara terisolasi mengungkapkan dependensi yang tidak perlu antara kode yang diuji dan unit lain atau ruang data dalam produk. Dependensi ini kemudian dapat dihilangkan.

Menggunakan framework otomatisasi, kode pengembang kriteria ke dalam tes untuk memverifikasi kebenaran unit. Selama pelaksanaan uji kasus, kerangka log tes yang gagal kriteria apapun. Kerangka Banyak juga akan secara otomatis bendera uji kasus gagal dan melaporkannya dalam ringkasan. Tergantung pada tingkat keparahan kegagalan, kerangka kerja ini dapat menghentikan pengujian berikutnya.

Akibatnya, unit testing secara tradisional motivator bagi programmer untuk membuat tubuh kode dipisahkan dan kohesif. Praktek ini mendorong kebiasaan sehat dalam pengembangan perangkat lunak. Desain pola, unit testing, dan refactoring sering bekerja bersama sehingga solusi terbaik mungkin muncul.

6.3 AUnit Pengujian Kerangka

Satuan kerangka pengujian yang paling sering Produk pihak ketiga yang tidak didistribusikan sebagai bagian dari suite compiler. Mereka membantu menyederhanakan proses pengujian unit, yang telah dikembangkan untuk berbagai macam bahasa. Contoh kerangka pengujian meliputi solusi open source seperti kode berbasis kerangka kerja berbagai pengujian dikenal secara kolektif sebagai xUnit, dan solusi proprietary / komersial seperti TBrun, JustMock, Isolator.NET, Isolator + +, Testwell CTA + + dan VectorCAST / C + +.

Hal ini umumnya mungkin untuk melakukan unit testing tanpa dukungan kerangka tertentu dengan menulis kode klien yang melatih unit yang diuji dan menggunakan pernyataan, pengecualian penanganan, atau mekanisme kontrol lainnya mengalir ke sinyal kegagalan. Unit pengujian tanpa kerangka kerja berharga dalam bahwa ada hambatan masuk untuk adopsi pengujian unit; memiliki unit test sedikit hampir tidak lebih baik daripada memiliki tidak sama sekali, sedangkan sekali kerangka di tempat, menambahkan unit test menjadi relatif mudah. [8] Dalam beberapa framework fitur canggih satuan banyak tes yang hilang atau harus tangan-kode.
Bahasa tingkat unit pengujian dukungan

Beberapa bahasa pemrograman langsung mendukung unit testing. Tata bahasa mereka memungkinkan deklarasi langsung dari unit test tanpa mengimpor perpustakaan (baik pihak ketiga atau standar). Selain itu, kondisi boolean unit test dapat dinyatakan dalam sintaks yang sama sebagai ekspresi boolean digunakan dalam non-unit kode tes, seperti apa yang digunakan untuk laporan jika dan sementara.

Sumber : https://freemattandgrace.com/

Pemisahan Interface dari Implementasi

Pemisahan Interface dari Implementasi

Pemisahan Interface dari Implementasi
Pemisahan Interface dari Implementasi

Karena beberapa kelas dapat memiliki referensi ke kelas lain, pengujian kelas sering dapat meluas ke pengujian kelas lain. Sebuah contoh umum ini adalah kelas yang tergantung pada database: untuk menguji kelas, tester sering menulis kode yang berinteraksi dengan database. Ini suatu kesalahan, karena tes unit harus biasanya tidak pergi ke luar dari batas kelas sendiri, dan terutama tidak harus menyeberangi proses seperti / jaringan batas karena ini dapat memperkenalkan masalah kinerja tidak dapat diterima ke unit uji-suite. Melintasi batas-batas unit tersebut ternyata tes unit menjadi tes integrasi, dan ketika uji kasus gagal, membuatnya kurang jelas komponen yang menyebabkan kegagalan. Lihat juga Fakes, mengolok-olok dan tes integrasi

Sebaliknya, pengembang perangkat lunak harus membuat sebuah antarmuka abstrak sekitar query database, dan kemudian mengimplementasikan interface dengan objek yang pura-pura terhadap mereka. Dengan abstrak ini lampiran yang diperlukan dari kode (sementara mengurangi kopling efektif bersih), unit independen dapat lebih benar-benar teruji dari Mei sebelumnya telah tercapai. Hal ini menghasilkan unit kualitas lebih tinggi yang juga lebih maintainable.

4. Parameterized Pengujian Unit (PUT)

Unit Pengujian parameter (PUTS) adalah tes yang mengambil parameter. Tidak seperti tes unit tradisional, yang biasanya metode tertutup, menempatkan mengambil set parameter. PUTS telah didukung oleh JUnit 4 dan berbagai. NET kerangka uji. Parameter Cocok untuk unit test mungkin diberikan secara manual atau dalam beberapa kasus yang secara otomatis dihasilkan oleh kerangka pengujian. Berbagai alat pengujian industri juga ada untuk menghasilkan masukan tes untuk PUTS.

5. Unit Pengujian Keterbatasan

Pengujian tidak dapat diharapkan untuk menangkap setiap kesalahan dalam program ini: tidak mungkin untuk mengevaluasi setiap jalur eksekusi dalam semua kecuali program yang paling sepele. Hal yang sama berlaku untuk unit testing. Selain itu, unit testing secara definisi hanya menguji fungsionalitas dari unit itu sendiri. Oleh karena itu, tidak akan menangkap kesalahan integrasi atau lebih luas sistem tingkat kesalahan (seperti fungsi dilakukan di beberapa unit, atau non-fungsional daerah uji seperti kinerja). Unit pengujian harus dilakukan dalam hubungannya dengan kegiatan pengujian perangkat lunak lain. Seperti semua bentuk pengujian perangkat lunak, tes unit hanya bisa menunjukkan adanya kesalahan, mereka tidak dapat menunjukkan tidak adanya kesalahan.

Software pengujian adalah masalah kombinatorial. Misalnya, setiap pernyataan keputusan boolean memerlukan setidaknya dua tes: satu dengan hasil dari “benar” dan satu dengan hasil dari “false”. Akibatnya, untuk setiap baris kode yang ditulis, programmer sering perlu 3 sampai 5 baris kode tes. Hal ini jelas membutuhkan waktu dan investasi mungkin tidak layak usaha.. Ada juga banyak masalah yang tidak dapat dengan mudah diuji sama sekali – misalnya mereka yang nondeterministic atau melibatkan beberapa thread. Selain itu, menulis kode untuk tes unit adalah sebagai mungkin setidaknya sama kereta sebagai kode itu adalah pengujian. Fred Brooks dalam The Man-Bulan kutipan Mythical: tidak pernah mengambil dua kronometer ke laut. Selalu mengambil satu atau tiga. Artinya, jika dua kronometer bertentangan, bagaimana Anda tahu mana yang benar?

Untuk mendapatkan manfaat dimaksudkan dari unit testing, disiplin ketat diperlukan selama proses pengembangan perangkat lunak. Penting untuk menyimpan catatan-hati tidak hanya dari tes yang telah dilakukan, tetapi juga dari semua perubahan yang telah dibuat pada kode ini atau unit lain dalam perangkat lunak. Penggunaan sistem kontrol versi sangat penting. Jika versi yang lebih baru unit gagal tes tertentu yang sebelumnya berlalu, perangkat lunak versi-kontrol dapat memberikan daftar perubahan kode sumber (jika ada) yang telah diterapkan pada unit sejak saat itu.

Hal ini juga penting untuk menerapkan proses yang berkelanjutan untuk memastikan kegagalan uji kasus yang terakhir setiap hari dan segera diatasi. Jika proses tersebut tidak diterapkan dan mendarah daging ke dalam alur kerja tim, aplikasi akan berkembang tidak sinkron dengan unit test suite, meningkatkan positif palsu dan mengurangi efektivitas suite uji.

Unit pengujian perangkat lunak sistem tertanam menghadirkan tantangan yang unik: Karena perangkat lunak sedang dikembangkan pada platform yang berbeda dari yang pada akhirnya akan berjalan pada, Anda tidak dapat dengan mudah menjalankan program tes di lingkungan penyebaran yang nyata, seperti yang mungkin dengan program-program desktop.

Sumber : https://merpati.co.id/

Sekda Inhil Hadiri Sidang Senat Terbuka IAI Ar-Risalah di Sungai Guntung

Sekda Inhil Hadiri Sidang Senat Terbuka IAI Ar-Risalah di Sungai Guntung

Sekda Inhil Hadiri Sidang Senat Terbuka IAI Ar-Risalah di Sungai Guntung
Sekda Inhil Hadiri Sidang Senat Terbuka IAI Ar-Risalah di Sungai Guntung

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Said Syarifuddin

SE MP MSn menghadiri Sidang Senat Terbuka Intitut Agama Islam (IAI) Ar-Risalah Inhil Riau dalam rangka Wisuda ke-2 Sarjana Program Studi Management Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah Tahun 2019, Sabtu (26/10/2019).

Bertempat di Gedung Serbaguna Manggala, Sungai Guntung, turut hadir Wakil

Ketua DPRD Kabupaten Inhil, Kepala Dinas Pendidikan Inhil, Camat Kateman, Unsur Forkopimcam Kateman, Lurah Tagaraja, Ketua Yayasan Tagaraja Insani Kateman, Tokoh Pendidikan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Sebanyak 29 orang wisudawan tampak bahagia mengenakan toga. Dalam kesempatan itu, Sekda Inhil menerima cendera mata dari Yayasan Tagaraja Insani Kateman.

Menurut Sekda, IAI Ar-Risalah merupakan salah satu perguruan tinggi yang

paling cepat perkembangannya di Indonesia.

“Tadi dikatakan Pak Kopertais, dulu Sekolah Tinggi, sekarang sudah menjadi Institut. Kami juga mengapresiasi yayasan juga Rektor dan jajarannya yang sudah punya prestasi yang luar biasa,” ujar Sekda.

 

Baca Juga :

LKMM oleh BEM Unisi, ini Harapan Wabup Inhil

LKMM oleh BEM Unisi, ini Harapan Wabup Inhil

LKMM oleh BEM Unisi, ini Harapan Wabup Inhil
LKMM oleh BEM Unisi, ini Harapan Wabup Inhil

Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Mahasiswa (LKMM) yang ditaja Badan

Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Indragiri (Unisi), Sabtu (26/10/2019) pagi di Hotel Elite Tembilahan dihadiri Wakil Bupati H.Syamsuddin Uti, Dandim 0314, Kapolres, beberapa Pejabat eselon dilingkungan Pemkab Inhil, Organisasi Kepemudaan serta Organisasi Masyarakat, Rektor dan seluruh Unsur Akademika Unisi Tembilahan.

Kegiatan LKMM yang dilaksanakan dari tanggal 26-27 Oktober 2019 mengangkat

Tema “Membangun Negeri dengan Suara Mahasiswa sebagai Pemimpin Idaman Masa Depan, yang Berintegritas Tinggi, Berjiwa Nasional dan berintelektual” dengan menghadirkan 8 Orang narasumber.

Presiden Mahasiswa Unisi, mengucapkan terimakasih kepada seluruh undangan yang hadir khususnya Kepada Wakil Bupati dan Unsur Forkopimda yang menyempatkan hadir pada acara LKMM ini. Di samping itu kegiatan ini untuk menyambut Hari Sumpah Pemuda TH 2019.

Wakil Bupati H.Syamsuddin Uti dalam arahannya saat menyampaikan sambutan

mengatakan, latihan kepemimpinan ini perlu bagi mahasiswa. Karena, kedepan kita akan meninggalkan dunia Kampus.

Beliau juga memberikan semangat dengan menyampaikan pengalaman beliau selama menjadi Mahasiswa. saya ingin melihat mahasiswa ini lebih baik lagi. Karena itu, merasa bangga dengan Unisi karena kita kuliah tidak perlu jauh-jauh lagi. Dikampung kita sendiri ada Kampus kebanggan kita yaitu Unisi. Untuk itu, pemerintah daerah berterimakasih akan kehadiran Unisi.

 

Baca Juga :

Isdianto: Pendidikan Kunci Menuju Keberhasilan

Isdianto: Pendidikan Kunci Menuju Keberhasilan

Isdianto Pendidikan Kunci Menuju Keberhasilan
Isdianto Pendidikan Kunci Menuju Keberhasilan

Plt Gubernur H Isdianto terus memotivasi generasi muda, terutama para pelajar untuk penuh semangat menjalankan tugas utama mereka. Mereka diminta untuk fokus belajar dan belajar.

“Tugas anak-anak adalah belajar dan belajar. Dengan pendidikan, Insya Allah

akan membawa kepada keberhasilan,” kata Isdianto dalam banyak kesempatan saat berkunjung ke sekolah-sekolah.

Setiap pekan, di sela tugasnya sebagai kepala daerah, Isdianto selalu menyempatkan diri berkunjung ke SMK ataupun SMA. Hal itu dilakukannya sejak diamanahkan jabatan sebagai wakil gubernur awal tahun lalu.

Dalam pekan ini pun, misalnya, Isdianto berkunjung ke SMA di Tarempa Kabupaten Kepulauan Anambas dan SMA Negeri 17 Batam. Kunjungan-kunjungan ke sekolah itu, kadang adik almarhum H Muhammad Sani ini berkisah juga tentang perjalanan pendidikannya dari Desa Parit Mangkil, Sungai Ungar, Kundur, Karimun.

Menurut Isdianto, sejalan dengan program pemerintah pusat, mewujudkan SDM

Unggul juga merupakan tekad dan keinginannya. Dalam kunjungan itu, Isdianto melakukan pembinaaan, memberi motivasi lewat apel pagi. Supaya para pelajar tetap bersemangat untuk menjadi anak-anak yang pintar.

“Tujuan saya adalah supaya anak-anak kita menjadi anak-anak yang cerdas dan menjadi yang diharapkan oleh bangsa kita ini,” kata Isdianto.

Isdianto memang ingin anak-anak Kepri bisa mengisi lapangan kerja jika ada

investor yang masuk. Pembangunan SDM ini, memang menjadi hak yang selalu disampaikan Isdianto. Isdianto sangat yakin dengan kemampuan anak-anak Kepri. Termasuk mereka yang dari pulau-pulau. Pembuktian-pembuktian itu memang tampak. Seperti Indeks Pembangunan Manusia yang tertinggi di Sumatera dan peringkat empat se Indonesia.

“Anak-anak kita mampu untuk itu. Saya punya keyakinan  bahwa anak-anak kita akan jadi anak-anak yang hebat,” kata Isdianto.

 

Sumber :

https://absalon.ku.dk/eportfolios/628/Home/Metropolitan_Area_Network_MAN